Bambanglipuro Bentuk Posko Anti Klitih Usai Pelajar Tewas
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
Suasana dialog yang difasilitasi oleh Kesbangpol DIY bersama FPK setempat berkaitan dengan isu pertanahan yang ramai di media sosial, Rabu (8/3/2023)/Harian Jogja-Yosef Leon
Harianjogja.com, JOGJA– Badan Kesatuan Bangsa dan Politik DIY bersama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) setempat mengajak warga Jogja untuk ikut serta menjaga suasana kondusif dan tidak terpancing dengan narasi yang berkembang di media sosial beberapa waktu terakhir terkait isu pertanahan. Pernyataan ini merespons munculnya gerakan berbau rasisme imbas viralnya masalah pertanahan di platform Facebook baru-baru ini.
"Kita sepakat untuk saling memahami dan menghargai, kita terbuka terhadap semua hal. Saya harap kita jadi warga negara yang taat hukum dan mengedepankan musyawarah," kata Kepala Badan Kesbangpol DIY, Dewo Isnu Broto Imam Santoso dalam pertemuan yang digelar Rabu (8/3/2023).
Dewo menyebut, pihaknya terbuka terhadap semua golongan masyarakat dan diharapkan aspirasi terkait dengan gejolak sosial di akar rumput bisa disampaikan kepada pihaknya. Segenap elemen masyarakat juga diimbau untuk menahan diri dan mementingkan dialog untuk menyelesaikan persoalan yang muncul belakangan ini.
"Ke depan mari koordinasi dengan Kesbangpol kalau ada yang ingin disampaikan terkait dengan fenomena persoalan yang berpotensi memecah belah warga," ujarnya.
Senada Kasatintelkam Polresta Jogja AKP Satrio Arif Wibowo mengajak semua pihak untuk menyelesaikan persoalan itu secara jernih dan kepala dingin. Semua pihak diharapkan tidak terpancing dengan emosi sesaat yang ke depan malah menimbulkan insiden negatif dan mengganggu suasana keamanan dan ketertiban di wilayah setempat.
BACA JUGA: Sebagian Lahan Tol Jogja YIA di Sleman Telah Diperjualbelikan
"Polresta mengajak semua pihak menyelesaikan masalah dengan kepala jernih untuk kepentingan Jogja dan menjaga agar Jogja aman dan kondusif," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bambanglipuro akan membentuk posko anti klitih di tiap kalurahan usai kasus pengeroyokan pelajar hingga tewas.
KPK memeriksa pejabat Bea Cukai dan pengusaha terkait dugaan aliran uang korupsi serta pengembangan kasus suap impor barang di Kemenkeu.
SIM keliling Sleman 19 Mei 2026 hadir di Mitra 10, termasuk layanan malam di Sleman City Hall untuk perpanjangan SIM A dan C.
Wali Kota Jogja Hasto Wardoyo dorong skrining kesehatan mental siswa usai kasus klitih yang menewaskan pelajar di depan SMAN 3 Jogja.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini hadir di Alun-Alun Kidul dan layanan drive thru di Mal Pelayanan Publik Kota Jogja.
KAI Daop 6 Yogyakarta mencatat 246 ribu penumpang KAJJ selama libur Kenaikan Yesus Kristus, naik 189 persen dari pekan sebelumnya.