Karhutla Landa Lima Kawasan Gunung di Jawa Timur, Api Belum Padam
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
Kondisi terkini semburan awan panas Gunung Merapi, Minggu (12/3/2023)./Twitter @BPPTKG)
Harianjogja.com, SEMARANG — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Tengah (Jateng) mencatat ada guguran awan panas sebanyak enam kali di Gunung Merapi, Minggu (12/3/2023) pagi. Jarak luncuran awan yang sering disebut wedhus gembel itu mencapai maksimum 2.000 meter.
Analis Bencana BPBD Jateng, Rizal Harry Susanto, mengatakan awas panas itu teramati ke arah barat daya. Selain itu juga terdapat guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter ke barat daya. “Potensi bahaya saat ini berupa guguran lava dan awan panas pada sektor selatan-barat,” kata Rizal, Minggu (12/3/2023).
Potensi itu, lanjut Rizal, berada di barat daya, meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 kilometer. Kemudian di Sungai Bedog, Krasak, Bebeng sejauh maksimal 7 kilometer. “Pada sektor tenggara, meliputi Sungai Woro sejauh maksimal 3 kilometer dan Sungai Gendol 5 kilometer,” ucap dia.
BACA JUGA: Aktivitas Merapi Meningkat, 3 Lokasi Wisata Ini Ditutup Sementara
Sedangkan lontaran material vulkanik bila terjadi letusan eksplosif, BPBD Jateng memperkirakan dapat menjangkau radius 3 kilometer dari puncak. Sehingga, masyarakat diminta tidak melakukan kegiatan apapun di daerah potensi bahaya.
“Masyarakat agar mengantisipasi gangguan akibat abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi serta mewaspadai bahaya lahar, terutama saat terjadi hujan di seputar Gunung Merapi,” pintanya.
Sementara itu, warga Kecamatan Temanggung, Kabupaten Temanggung, Ilham Bintang Sambungharjo, 25, saat dihubungi Solopos.com dari Semarang membenarkan bila hujan abu kembali terjadi di kecamatanya. Namun, pada pukul 09.00 WIB, kondisinya sudah mulai melandai. “Iya, tadi ada abu lagi. Tadi pagi sampai sekitar pukul 09.00 WIB. Tapi masih kondusif, jarak pandangnya masih aman. Enggak segelap di Magelang,” kata Bintang.
Sekadar informasi, dampak erupsi atau abu vulkanik dari Gunung Merapi yang meletus pada Sabtu (11/3/2023) siang masih terus melebar di sejumlah daerah/kota di Jawa Tengah (Jateng).
Tercatat, hingga Sabtu malam ada lima daerah terkena dampaknya, yakni di Kabupaten Magelang, Kota Magelang, Kabupaten Wonosobo, Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Boyolali.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sumber : JIBI/Solopos.com
Karhutla melanda lima kawasan gunung di Jawa Timur sejak 16 Oktober 2026. Tim gabungan melakukan pemadaman manual dan pemantauan titik api.
BI mewaspadai dampak El Niño terhadap inflasi pangan yang mencapai 5,03% pada September 2026. Beras, cabai, dan bawang merah menjadi perhatian.
Hujan ringan mulai terpantau di Gunungkidul, tetapi kekeringan masih berlangsung. BPBD menyiapkan anggaran Rp2,359 miliar untuk distribusi air bersih.
TNI AU menguji pendaratan dan lepas landas dua F-16 serta dua Super Tucano di Tol Paspro untuk menyiapkan landasan alternatif operasi udara.
Luhut Binsar Pandjaitan mengusulkan penyesuaian definisi korupsi dengan menghapus unsur kerugian negara. Simak cakupan pidana dalam UNCAC.
Pemerintah menanggung 100% PPN tiket pesawat ekonomi domestik untuk Nataru 2026/2027. Simak periode berlaku dan simulasi diskonnya.