Training Ground PSS Sleman Dinilai Bisa Dongkrak Kualitas Tim
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Sejumlah nelayan menghitung hasil tangkapan bersama pengepul ikan di Pantai Congot, Kamis (4/10/2018)./Harian Jogja-Uli Febriarni
Harianjogja.com, KULONPROGO—Rencana pembangunan TPI Congot kian matang di 2023. Terbaru, nelayan Congot mulai dimintai masukan terkait rencana pembangunan TPI Congot.
Kepala Bidang Pemberdayaan Nelayan Kecil dan Pengelolaan Pelelangan Ikan, DKP Kulonprogo, Raden Wakhid Purwosubiyantara menerangkan penjaringan aspirasi para nelayan telah dilakukan dalam rencana pembangunan TPI Congot. Beberapa usulan nelayan telah terkover dalam rencana Detail Engineering Design (DED) namun ada sejumlah masukan baru yang disampaikan para nelayan.
BACA JUGA : Nelayan Pantai Congot Gagal Panen Ikan Bawal Laut
"Mereka mendukung [pembangunan TPI Congot] dan mengusulkan beberapa item kebutuhan mereka. Contoh kamar mandi, tempat cuci alat-alat," ujarnya dikutip pada Senin (13/3/2023).
Selain tempat pencurian berbagai peralatan nelayan, diproyeksikan pula akan dibangun semacam kamar ganti untuk tempat nelayan membersihkan diri pasca melaut. "Kalau bisa masuk itu sudah dalam keadaan bersih nelayannya, bisa berarti kan ada tempat cuci-cuci baju," terangnya.
Aspirasi dari kelompok nelayan akan dimasukkan di konsultan perencana. Setelahnya pembangunan TPI Congot memasuki tahap lelang. "Sudah kita masukkan, insyallah nanti tahap dimasukkan di lelang nanti dan tergambar dan sebagainya sesuai kebutuhan mereka," tegasnya.
Lelang pembangunan TPI Congot direncanakan mulai dibuka pada April 2023. Sementara pada Agustus nanti, Wakhid menargetkan pembangunan TPI Congot telah rampung dilaksanakan. "Lelang April mulai, kemudian nanti kita resmikan direncanakan di bulan Agustus gedungnya," jelasnya.
Dalam rencana pembangunannya, TPI Congot akan dilengkapi Gudang Mesin, Los Pasar, Kantor TPI hingga tempat lelang. Hampir sebagain gedung dirombak menyisakan musala dan gedung pertemuan yang dipertahankan. "Karena kondisinya cukup memprihatinkan," ujarnya.
BACA JUGA : Panen Lobster Melimpah, Nelayan Congot Bergairah
Karena dibangun dengan Danais, dalam pembangunannya TPI Congot akan memasukan ciri khas budaya dan wisata di sana. "Nanti bentuknya rencananya limasan," tambahnya.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Kulonprogo, Trenggono Trimulyo menuturkan perlu adanya upaya peningkatan kapasitas bagi nelayan Kulonprogo. Wujudnya berupa bantuan sarana prasarana penangkapan ikan maupun Tempat Pelelangan Ikan (TPI). Pembangunan TPI Congot, diproyeksikan tidak hanya khusus untuk pelelangan ikan saja, namun diharapkan mampu menyajikan produk ikan segar dan ikan olahan dengan basis wisata dan budaya.
Di sisi lain nelayan Congot dinilai harus berkolaborasi dengan pata istri nelayan untuk menumbuhkan kelompok pengolah dan pemasar (POKLAHSAR). Sehingga produk ikan bisa disajikan dan menumbuhkan sentra kuliner ikan di TPI Congot.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Manajer PSS Sleman Agus Purwoko menilai training ground penting untuk meningkatkan kualitas dan prestasi Super Elja. Ini perkembangannya.
Simak jadwal lengkap KA Bandara YIA 25 Agustus 2026. Kereta beroperasi sejak dini hari hingga malam untuk mendukung mobilitas penumpang.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya Selasa 25 Agustus 2026 berdasarkan data resmi KAI Access.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo 25 Agustus 2026 dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.