Puluhan Mahasiswa UNJ Kunjungi Harian Jogja
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, BANTUL—Masid Agung Manunggal Bantul menyediakan takjil atau makanan berbuka puasa sebanyak 300 porsi setiap hari selama ramadan. “Sudah rutin tiap hari kita menyediakan takjil selama Ramadan,” kata Takmir Masjid Agung Manunggal Bantul, Saebani, Selasa (21/3/2023).
Menurutnya menu takjil setiap harinya berbeda-beda. Ia mempersilakan umat Islam untuk berbuka puasa bersama di Masid Agung Manunggal Bantul setelah diawali pengajian yang dimulai pukul 16.30 WIB sampai azan magrib.
Selain menyediakan takjil, kata Saebani, untuk hari pertama puasa takmir masjid akan memberikan bingkisan paket sembako dan uang tunai kepada 50 anak yatim di wilayah Kalurahan Bantul. Rencananya pembagian bingkisan ini secara simbolis akan diserakan langsung oleh Bupati Bantul Abdul Halim Muslih.
Kemudian ada kajian islami setiap sore mulai pukul 16.30 WIB dengan menghadirkan tokoh Agama Islam secara bergantian. Lalu, pengajian rutin setelah salat tarawih dan setelah salat subuh juga tetap ada dengan penceramah dari berbagai daera di wilaya DIY.
“Seperti biasa sudah dijadwal pengajian Ramadan mulai setelah tarawih, kuliah subuh, tadarus atau [pengajian alquran satu juz] setiap malam. Kemudian ada juga yang iktikaf [berdiam diri di masjid untuk ibadah] pada malam hari. Biasanya akan ramai setela ari ke-20 Ramadan” ujarnya.
BACA JUGA: Hasil Sidang Isbat 1 Ramadan 1444, Awal Puasa Kamis 23 Maret 2023
Saebani yang juga wakil ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bantul ini mengatakan untuk awal puasa dimungkinkan bersamaan sebagian besar umat Islam khususnya untuk Muammadiyah, NU, dan pemerintah. Namun untuk Idulitri atau lebarannya kemungkinan berbeda.
“Kita bersyukur ada perbedaan, tidak perlu dipermasalakan semuanya memiliki garis sendiri sendiri baik hisab dan rukyat [meliat hilal],” tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 63 mahasiswa Universitas Negeri Jakarta (UNJ) bersama tiga dosen pendamping mengunjungi kantor Harian Jogja di Jalan AM Sangaji, Jogja, Kamis (21/5)
KPK menghormati pelimpahan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung dan memastikan terus memantau perkembangan penyidikannya.
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.
Haedar Nashir menilai korupsi menjadi salah satu persoalan terbesar Indonesia dan mendesak Presiden memimpin langsung pemberantasan korupsi.
Dua pelajar DIY resmi diberangkatkan mengikuti pelatihan Paskibraka Nasional di Jakarta sebelum bertugas pada HUT Ke-81 RI di Istana Negara.