Libur Sekolah Dongkrak Okupansi Hotel DIY, Tembus 80 Persen
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X melepas Paskibraka tingkat nasional dari DIY di Kompleks Kepatihan, Kamis (9/7/2026). Anisatul Umah-Harian Jogja.
Harianjogja.com, JOGJA—Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali mengirimkan wakil terbaiknya untuk mengikuti seleksi dan pemusatan pendidikan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) tingkat nasional. Wakil Gubernur DIY, KGPAA Paku Alam X, secara resmi melepas dua calon Paskibraka nasional, yakni Ahmad Raditya dari SMK Penerbangan AAG Adisutjipto dan Anggita Ayu Mahanani Hanifah dari SMA Negeri 1 Bantul di Kompleks Kepatihan, Kamis (9/7/2026).
Keduanya dijadwalkan bertolak ke Jakarta pada 14 Juli 2026 untuk mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan sebelum menjalankan tugas pada upacara peringatan HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.
Seleksi Berjenjang hingga Tingkat Nasional
Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) DIY, Lilik Andi Aryanto, menjelaskan proses penentuan calon Paskibraka nasional diawali melalui seleksi di tingkat kabupaten dan kota yang sebelumnya didahului sosialisasi ke berbagai sekolah.
Peserta terbaik hasil seleksi daerah kemudian bertugas sebagai Paskibraka di wilayah masing-masing, sementara sebagian lainnya dikirim mengikuti seleksi tingkat provinsi hingga nasional.
Seleksi calon Paskibraka DIY sendiri berlangsung pada 5–8 Mei 2026 dengan jumlah peserta sebanyak 79 orang. Dari proses tersebut, panitia menetapkan 20 pasang putra-putri sebagai calon Paskibraka tingkat DIY.
"Dari 20 pasang tersebut, kami seleksi juga untuk tingkat nasional sebanyak 3 pasang dan kami kirim ke tingkat nasional. Setelah diverifikasi di tingkat nasional ditetapkanlah 1 putra dan 1 putri utama, serta 1 putra dan 1 putri sebagai cadangan," jelasnya ditemui di Kompleks Kepatihan.
Ikuti Pelatihan di Depok hingga Agustus
Menurut Lilik, seluruh peserta Paskibraka tingkat nasional akan mengikuti pemusatan pendidikan dan pelatihan di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia (PPSDM) Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Bojongsari, Depok, pada 14 Juli hingga 22 Agustus 2026.
Pelatihan tersebut mempertemukan para calon Paskibraka dari seluruh provinsi di Indonesia sebelum menjalankan tugas kenegaraan pada upacara HUT Ke-81 RI.
"Nanti bersama-sama dengan perwakilan dari provinsi lainnya. Dan mereka akan bertugas di Istana Negara besok pada tanggal 17 Agustus," paparnya.
Wagub Titip Nilai Budaya dan Nama Baik DIY
Dalam acara pelepasan, lanjut Lilik, kedua calon Paskibraka berpamitan kepada Wakil Gubernur DIY. Pada kesempatan itu, KGPAA Paku Alam X memberikan sejumlah pesan agar mereka memegang teguh nilai-nilai budaya Yogyakarta selama menjalani pendidikan dan bertugas di tingkat nasional.
Lebih lanjut dia mengatakan, kegiatan hari ini adalah pamitan dengan Wagub DIY. Ada beberapa arahan yang diberikan seperti mereka harus memegang prinsip Empan papan, Unggah-Ungguh, Tepo Seliro, dan Subasita.
"Itu penekanan dari Pak Wagub. Kemudian mereka diminta untuk menjaga diri, menjaga nama baik almamater, serta menjaga nama baik DIY," lanjutnya.
Ahmad Raditya Ingin Lanjut ke Universitas Pertahanan
Calon Paskibraka Ahmad Raditya, 16, mengaku telah mempersiapkan diri, baik secara fisik maupun penguasaan materi, sebelum mengikuti pelatihan nasional di Jakarta.
Ia berharap pengalaman sebagai anggota Paskibraka menjadi bekal untuk mewujudkan cita-citanya melanjutkan pendidikan di Universitas Pertahanan.
"Kalau saya [ingin lanjut] di Unhan [Universitas Pertahanan]. Harapannya dengan ikut Paskibraka ini juga bisa mempermudah untuk ke sana," ungkapnya.
Anggita Wujudkan Impian Sejak Kecil
Sementara itu, Anggita Ayu Mahanani Hanifah, 16, mengatakan menjadi anggota Paskibraka nasional merupakan impian yang telah ia bangun sejak kecil karena menyukai kegiatan baris-berbaris.
"Utamanya karena saya ingin membanggakan kedua orang tua saya dan juga memang saya dari kecil suka dengan baris-berbaris. Jadi saya ingin menjadi anggota Paskibraka nasional," jelasnya.
Anggita mengaku belum mengetahui posisi yang akan diembannya saat bertugas nanti. Namun, ia bertekad memberikan kemampuan terbaik demi membawa nama baik Yogyakarta di tingkat nasional.
Ia mengatakan belum tahu nantinya akan memegang posisi apa, namun dimanapun ditempatkan Anggita berharap bisa memberikan yang terbaik. Menurutnya persiapan fisik sudha dilakukan agar kuat menjalani latihan termasuk mental dan doa.
"Apapun posisinya, intinya saya ingin membawa nama baik daerah Yogyakarta. [cita-cita] saya akademi militer," lanjutnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Okupansi hotel di DIY saat libur sekolah mencapai 80%. PHRI mencatat kenaikan tamu, meski biaya operasional hotel meningkat hingga 20%.
Jadwal lengkap KA Prameks Jogja–Kutoarjo dan sebaliknya hari ini berdasarkan data resmi KAI Access.
PDAM Sleman jadi yang pertama di Indonesia uji teknologi satelit untuk deteksi kebocoran pipa. Kolaborasi dengan UGM dan perusahaan Korea.
KPK menghormati pelimpahan kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung dan memastikan terus memantau perkembangan penyidikannya.
SMA Trensains Muhammadiyah Sragen lolos Program Sekolah Garuda Transformasi bermodal 1.900 prestasi nasional dan internasasional.
Pemkab Sleman masih menerapkan WFH bagi ASN. Namun, baru 7,6% pegawai memanfaatkannya meski kuota kerja dari rumah mencapai 25%.