Desil Kesejahteraan Naik, BPS: Bukan Berarti Warga Makin Kaya
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Ilustrasi./Antara
Harianjogja.com, JOGJA—Jelang tahun politik 2024, momen Ramadan berpotensi dimanfaatkan oleh partai politik untuk kepentingannya. Beberapa masjid di Kota Jogja tegas menolak kegiatan politik praktis di tempat ibadah.
Ketua Dewan Syura Takmir Masjid Jogokariyan, Ustaz Muhammad Jazir ASP menyampaikan Masjid Jogokariyan tidak pernah mengundang tokoh politik. Ini sudah menjadi komitmen sejak tahun-tahun sebelumnya. "Kami tidak pernah mengundang tokoh politik," ucapnya kepada Harianjogja.com, Jumat (24/3/2023).
Dia menegaskan Masjid Jogokariyan tidak akan memberi ruang dan panggung untuk aktivitas politik. Oleh karena itu untuk mengisi kegiatan selama bulan ramadan, Masjid Jogokariyan mengundang dai-dai lokal Jogokariyan.
"Dai-dai lokal Jogokariyan sekaligus untuk kaderisasi. Daya tarik kami di imam salat yang bagus dan event pendukung. Buka dengan 3.000 piring per hari, lomba dan lainnya. Bukan 'jualan' ustaz," paparnya.
BACA JUGA: Masjid Kampus UGM Menolak Menghadirkan Tokoh Politik Pilpres untuk Ceramah Selama Ramadan
Aktivis Masjid Syuhada Jihansyah menyampaikan dalam menyikapi tahun politik 2024 mendatang, Masjid Syuhada tidak akan mengundang tokoh-tokoh yang dicalonkan dalam kontestasi politik. Menurutnya Masjid Syuhada menerima semua kalangan dan netral.
"Ramadan tahun ini gak ngundang orang-orang yang dicalonkan, tapi [ngundang] yang di birokrasi. Calon bupati atau wakil dan tokoh lain tidak diundang," paparnya.
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) DIY, Machasin menyampaikan terkait upaya pencegahan kegiatan politik di tempat ibadah sepanjang ramadan MUI tidak sampai ke tahap pengawasan. Namun memberikan himbauan agar tidak berkegiatan politik di tempat ibadah.
"Ini himbauan MUI agar tidak melakukan kampanye yang tidak sehat, tidak membuat perpecahan. [Jika ada laporan] tentu kami akan sampaikan kepada pihak-pihak yang berwenang," lanjutnya.
Selain itu MUI juga bekerja sama dengan Dewan Masjid untuk menyampaikan hal ini dan meneruskan ke masjid-masjid. "Kami tidak sampai ke pengawasan kan ada Dewan Masjid Indonesia [DMI], kami hanya mengimbau."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Kenaikan desil DTSEN tidak otomatis berarti warga makin sejahtera. BPS DIY menjelaskan desil ditentukan dari 41 variabel sosial ekonomi.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja 25 Agustus 2026 dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.
BPS DIY menjelaskan penyebab perubahan desil DTSEN, mekanisme pemeringkatan, serta cara warga mengajukan pemutakhiran data.
Okupansi hotel DIY naik 5%-15% selama libur Maulid Nabi 2026. Asita juga mencatat permintaan perjalanan wisata naik sekitar 5%.
Persib tanpa Bobotoh menghadapi Manila Digger FC di play off ACL 2 pada 31 Agustus 2026 setelah mendapat sanksi AFC.
Firefox iOS kini hadirkan pemblokir iklan bawaan tanpa ekstensi. Aktifkan di Settings > Browsing > Content. Beda dengan ETP, ini khusus filter iklan