Pengembangan Pariwisata Mampu Gerakkan Ekonomi
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku bertajuk Destinasi Wisata Super Prioritas di Balai RW 4, Semaki Gede, Kelurahan Semaki Jogja
Penjabat Wali Kota Jogja, Sumadi di Kantornya, Senin (20/3/2023)./Harian Jogja-Anisatul Umah
JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja mencatat baru 36,6% tenaga kerja di Kota Jogja yang punya jaminan sosial ketenagakerjaan. Cakupan fasilitas ketenagakerjaan akan terus meningkat hingga mencapai 50 persen pada semester pertama tahun ini.
Penjabat Wali Kota Jogja Sumadi mengatakan Peraturan Wali Kota (Perwal) No.120/2021 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di Kota Jogja sudah diterbitkan guna mendorong percepatan jaminan sosial bagi pekerja. Dia mengaku optimistis dengan regulasi ini, target jaminan sosial ketenagakerjaan bisa tercapai.
"Dari 36,6 persen harapan, kami semester pertama 2023 bisa mencapai 50 persen dari total jaminan tenaga kerja di Jogja bisa mendapatkan jaminan kesejahteraan sosial," ucapnya ditemui di Kantor Balai Kota Jogja, Senin (27/3/2023).
Menurutnya, Pemkot Jogja akan terus berupaya memberikan perlindungan kepada mayarakat khususnya pekerja melalui dua langkah. Pertama, menyejahterakan tenaga kerja dan memberikan perlindungan kepada pekerja.
"Ada beberapa hal yang perlu kami lakukan. Melakukan edukasi dengan cara mendatangkan pekerja dan kami lakukan pembinaan. Pemkot juga melakukan door to door datang ke perusahaan memberikan edukasi tentang peningkatan kesejahteraan dan perlindungan kepada masyarakat."
Di samping itu, kata Sumadi, Pemkot Jogja juga melibatkan tim hubungan industrial, LKS Tripartit dan Dewan Pengupahan. Ini menjadi bentuk upaya dini untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan terjadi.
Pemkot Jogja memiliki program Gandeng Gendong melibatkan pentahelix, mulai dari kampus, kampung, komunitas, dan lainnya. Masyarakat khususnya pekerja di edukasi untuk meningkatkan kesejahteraan dan perlindungan.
"Intinya bagaimana kami memberikan perlindungan, rasa aman, tentram bekerja dalam rangka produktivitas agar pekerja bisa sejahtera, dan kepastian pengusaha berinvestasi di Jogja."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah (DPAD) DIY menggelar bedah buku bertajuk Destinasi Wisata Super Prioritas di Balai RW 4, Semaki Gede, Kelurahan Semaki Jogja
Bendungan Jlantah di Desa Tlobo, Kecamatan Jatiyoso, Kabupaten Karanganyar adalah salah satu bendungan yang diresmikan oleh Presiden Prabowo Subianto
SMPN 10 Jogja menambah dua rombongan belajar pada tahun ajaran 2026/2027 sehingga mampu menampung 64 siswa tambahan di tengah tingginya minat SMP negeri.
Setelah sukses menyambangi berbagai kota di Indonesia, CLASSY Modifest 2026 resmi menutup rangkaian kompetisinya di Yogyakarta pada 27–28 Juni 2026
Harga cabai kembali turun pada 13 Juli 2026. Beras dan minyak goreng masih stabil, sementara kenaikan hanya terjadi pada beberapa komoditas pangan.
Tim Safety Riding Astra Motor Yogyakarta Berkolaborasi Bersama Universitas Ahmad Dahlan Yogyakarta