Polda DIY Dalami Dugaan Mafia Tanah di Sleman, Empat Saksi
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Ilustrasi program padat karya/JIBI
Harianjogja.com, SLEMAN—Program padat karya yang menyasar 137 lokasi dengan alokasi anggaran Rp17 miliar di Sleman mulai bergulir. Adapun pelaksanaan program yang bersumber dari APBD Sleman dan BKK DIY tersebut dibagi menjadi beberapa tahap.
BACA JUGA: Sleman Berdayakan Masyarakat Lewat Padat Karya
Kepala Dinas Ternaga Kerja (Disnaker) Sleman, Sutiasih menerangkan progres program padat karya tahap pertama di Sleman telah memasuki proses sosialiasi dan pelaporan. Sedangkan untuk pelaksanaanya, dinas masih menunggu kesiapan lokasi.
"Dan juga kesiapan dana. Ini lagi proses-proses persiapan mau mulai, sosialisasinya sudah," katanya, Senin (27/3/2023).
Dengan alokasi 137 titik di 2023, pelaksanaan program padat karya dibagi menjadi empat tahap. Tahap pertama untuk 23 lokasi, sedangkan lokasi lainnya digelar pada tiga tahap selanjutnya. Adapun bentuk dari pelaksanaan program padat karya bisa berupa jalan, talut, saluran irigasi dan sebagainya. Dan, sejauh ini, pelaksanaan program padat karya yang memungkinkan baru tahap pertama.
"Tahap pertama sedang dilaksanakan, sebagian besar sudah dalam tahap pelaporan. Tahap kedua, rencana akan dilaksanakan lagi setelah lebaran," lanjut Sutiasih.
Dengan sistem upah yang memperkerjakan warga di sekitar lokasi, diharapkan program padat karya dapat memberikan tambahan pendapatan masyarakat penganggur atau setengah penganggur. Di sisi lain lewat proyek tersebut, diharapkan ada pengembangan infrastruktur di lokasi sasaran.
"Meningkatkan kualitas sarana umum sehingga akan memperlancar transportasi atau irigasi untuk mendukung peningkatan perekonomian masyarakat," terangnya.
"Harapannya dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendorong masyarakat untuk ikut serta membangun wilayahnya sehingga punya rasa memiliki dan bertanggung jawab dari masyarakat untuk masyarakat," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polda DIY memeriksa empat saksi dan menyurati BPN dalam penyelidikan dugaan mafia tanah yang menimpa ahli waris Komaridin di Sleman.
Polresta Banyumas memeriksa sedikitnya 10 saksi untuk mengusut ambruknya tribun VIP Drift Speed Fest yang melukai sekitar 83 penonton.
Galaxy Watch Ultra2, smartwatch yang memadukan fitur pendukung aktivitas luar ruang dengan insight kesehatan berbasis AI melalui Samsung Health.
ESDM menyatakan Indonesia masih bertahan dalam survival mode menghadapi gejolak harga minyak dunia akibat konflik geopolitik.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Survei SMRC menunjukkan hanya 15,7% masyarakat menilai ekonomi Indonesia baik, sementara penilaian negatif terhadap ekonomi dan hukum meningkat.