Waspadai Jalur Rawan Bencana di Sleman, Bukan Jalur Mudik

Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati Selasa, 11 April 2023 22:07 WIB
Waspadai Jalur Rawan Bencana di Sleman, Bukan Jalur Mudik

Salah seorang warga melintas di jalan di samping Bendungan Beton di Kalurahan Umbulrejo, Ponjong. Untuk mendukung pengembangan wisata, Pemkab Gunungkidul berencana merevitalisasi kawasan ini/ Harian Jogja-David Kurniawan

Harianjogja.com, SLEMAN– Para pengendara diharapkan mewaspadai sejumlah jalur rawan bencana di wilayah Sleman. Pasalnya jalur rawan bencana tersebut jamak digunakan saat masa liburan menuju lokasi wisata.
Kepala Dinas Perhubungan Sleman, Arip Pramana menerangkan ada sejumlah rute di wilayah Sleman yang masuk rawan bencana bila terjadi cuaca ekstrem. Beberapa di antaranya berada di kawasan Utara Sleman. 
"Jalan yang rawan longsor, angin dan sebagainya itu ada di wilayah Prambanan, Turi, kemudian Pakem, Cangkringan. Itu yang daerah rawan bencana," ujarnya, Selasa (11/4/2023).
Kondisi jalan di kawasan tersebut dijelaskan Arip sebenarnya memadai. Hanya saja, kondisi wilayahnya termasuk rawan bencana sehingga pengendara diminta untuk lebih waspada terutama saat terjadi cuaca ekstrem.
Kendati rata-rata jalan rawan bencana tersebut tidak masuk di jalur mudik, tetapi beberapa di antaranya masih masuk di jalur wisata.
"Enggak ada [yang masuk jalur mudik], itu jalur yang bukan jalur untuk pemudik yang rawan  bencana itu. Tetapi lokasi di Pakem dan Prambanan itu menjadi jalur wisata," tegasnya. 
Oleh karenanya Arip mengimbau kewaspadaan lebih dari para pengendara ketika melintasi jalur-jalur tersebut. "Pada saat hujan, musim hujan perlu kehati-hatian. Karena juga medannya kan berbukit ya kalau seperti di Prambanan. Hanya perlu tambah konsentrasi," tambahnya. 

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.

Share

Abdul Hamied Razak
Abdul Hamied Razak Jurnalis Harian Jogja, bagian dari Bisnis Indonesia Group menulis untuk media cetak dan online