Update Kasus Daycare Jogja, Puluhan Anak Alami Gangguan Tumbuh Kembang
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Pengendara melintas di Jembatan Kewek pada Minggu (23/11/2025). Pemkot Jogja berencana merehabilitasi jembatan tersebut tahun depan. Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Pemerintah Kota (Pemkot) Jogja masih menunggu kejelasan alokasi anggaran dari pemerintah pusat untuk perbaikan Jembatan Kewek yang direncanakan dilakukan tahun depan. Wali Kota Jogja, Hasto Wardoyo, optimistis permohonan pendanaan tersebut dapat disetujui.
Menurut Hasto, pengajuan anggaran perbaikan Jembatan Kewek telah disampaikan kepada pemerintah pusat. Hingga kini, Pemkot masih menunggu keputusan resmi terkait pendanaan tersebut.
Meski begitu, ia menegaskan perbaikan Jembatan Kewek perlu dilakukan dalam waktu dekat. Karena itu, jika pendanaan dari pemerintah pusat maupun Pemda DIY tidak tersedia, Pemkot akan mengalokasikan anggaran dari APBD Kota Jogja.
“Tapi kan bagi kami itu penting. Namanya mencari kan ya mungkin ke pusat, ke provinsi, tapi kalau enggak dapat ya mau tidak mau dari dana prioritas. Tapi insyaallah dapat dari pusat, insyaallah,” ujar Hasto, Selasa (2/12/2025).
Hasto menjelaskan progres perencanaan perbaikan jembatan telah memasuki tahap penyusunan Detail Engineering Design (DED). Namun, diperlukan penyesuaian untuk memastikan aspek pelestarian bangunan bersejarah tetap terakomodasi.
“DED sudah ada, cuma mungkin ada revisi sedikit. Kita pelajari, ada enggak heritage-nya, ada enggak fasad Jembatan Kewek yang harus dipertahankan. Kalau ada, itu yang akan kita masukkan susulan di dalam DED,” katanya.
Setelah finalisasi DED selesai, Pemkot akan melanjutkan pencarian sumber pendanaan agar pelaksanaan perbaikan dapat segera direalisasikan.
“Kalau sudah masuk finalisasi DED, ya tinggal kita cari sumber anggarannya,” ujarnya.
Hasto berharap proses ini segera menemukan titik terang, mengingat Jembatan Kewek memiliki fungsi vital sebagai penghubung kawasan padat aktivitas dan akses utama menuju Malioboro serta Kotabaru.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinkes Jogja temukan 30 anak daycare alami gangguan gizi dan tumbuh kembang. Penanganan terapi dan pemulihan sedang dilakukan.
Hasil tangkapan ikan di Gunungkidul turun drastis hingga 47% pada 2025. Cuaca ekstrem dan peralihan nelayan ke benur jadi penyebab utama.
Harga pangan nasional hari ini menunjukkan cabai rawit merah Rp78.500/kg, telur Rp33.950/kg. Simak daftar lengkap harga terbaru dari PIHPS.
Momen haru terjadi usai sidang tuntutan Nadiem Makarim. Ia merangkul sopir ojol yang datang memberi dukungan di Pengadilan Tipikor.
Satpol PP Bantul menertibkan puluhan spanduk dan rontek liar yang dipasang melintang di jalan dan dekat lampu lalu lintas.
Meta memakai AI untuk mendeteksi akun anak di bawah 13 tahun di Facebook dan Instagram tanpa verifikasi dokumen.