PSEL Belum Beroperasi, Sleman Kerahkan Pendamping Sampah
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
Petani di Desa Tayuban, Kecamatan Panjatan mengurusi lahan sawahnya yang sempat terendam banjir pada Senin (18/3) pada Kamis (21/3/2019).-Harian Jogja/Fahmi Ahmad Burhan
Harianjogja.com, KULONPROGO— Sejak 2021 lalu, Dinas Pertanian dan Pangan (DPP) Kabupaten Kulonprogo telah membuka lahan seluas 20 hektar untuk mendorong produktivitas koro benguk.
Kepala DPP Kulonprogo, Aris Nugroho mengatakan pembukaan lahan seluas 20 hektar tersebut dilakukan sejak dua tahun terakhir. “Dua tahun terakhir ini kami telah membuka lahan seluas 20 hektar. Memang koro benguk ini menjadi komoditas lokal Kulonprogo,” kata Aris dihubungi pada Kamis (13/4/2023).
Aris menambahkan meskipun budidaya koro benguk di Kulonprogo tergolong baik, namun beberapa tahun belakang produktivitasnya justru menurun. Tidak dijelaskan faktor penurunan produksi tersebut akibat kekurangan lahan atau faktor lainnya. Meski begitu, pengembangan lahan baru tersebut bertujuan untuk meningkatkan produktivitas koro benguk.
Benguk, katanya, selama ini menjadi pelengkap makanan geblek yang menjadi kuliner khas Kulonprogo. Jika pemerintah mencukupi ketersediaan koro, maka tempe benguk dapat diproduksi secara berkelanjutan dan kuliner khas tersebut tidak akan tergerus oleh makanan impor.
“Koro ini juga bisa jadi pengganti pembuatan tempe kan. Harganya juga menguntungkan. Maka kami kembangkan terus koro benguk itu dengan penyediaan lahan tiap tahunnya,” katanya.
Selama dua tahun terakhir, DPP juga memberikan bantuan benih koro dan pupuk organik untuk total 20 hektar lahan. Tidak hanya itu, DPP juga mendorong para penjual untuk mengolah koro menjadi produk selain tempe seperti susu.
Lurah Kaliagung, Kapanewon Sentolo, Sugeng Nugroho mengatakan pihaknya baru saja membuka 27 hektar penanaman koro benguk.
“Penanaman koro benguk ini sudah berjalan. Kemarin secara simbolis ada penanaman dari Dinas Pertanian dan Pangan serta Disdikpora bersama anak-anak SD,” kata Sugeng.
Pemerintah Kalurahan juga menganggarkan APBKal untuk pengembangan koro benguk mulai dari penyediaan bibit hingga penyediaan pupuk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSEL Regional DIY mundur hingga 2028, DLH Sleman bentuk pendamping pengelolaan sampah di 17 kapanewon dan 86 kalurahan.
KA Prameks kembali padat penumpang Senin ini, cek jadwal lengkap rute Jogja–Kutoarjo.
Global Sumud Flotilla menyebut seluruh kapal bantuan kemanusiaan menuju Gaza dicegat pasukan Zionis Israel di perairan internasional.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal pemadaman listrik DIY hari ini Rabu 20 Mei 2026 terjadi di Sleman dan Bantul. Simak wilayah terdampak dan jam pemeliharaan PLN.
Jadwal DAMRI YIA ke Jogja hari ini, tarif Rp80.000, rute lengkap menuju Sleman dan pusat kota.