28 UMKM Kuliner Jogja Ikuti Kurasi, Bidik Pasar Ritel dan Hotel
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
Foto ilustrasi. /Ist-Freepik
Harianjogja.com, JOGJA–Meski cuaca didominasi cerah berawan dalam tiga hari kedepan, Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY Biwara Yuswantana mengimbau agar pemudik tetap waspada terhadap hujan disertai angin kencang selama arus mudik dan balik Lebaran 2023.
Berdasarkan prakiraan cuaca yang dikeluarkan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) cuaca di DIY pada 19 April 2023 didominasi cuaca cerah berawan. Sedangkan pada 20 April 2023 cuaca di tiap kabupaten/kota di DIY pada pagi dan siang cerah berawan, sedangkan malam dan dini hari sebagian berawan, dan sebagian lagi hujan ringan. Sedangkan pada 21 April 2023, cuaca di DIY pada pagi diperkirakan cerah berawan, sedangkan siang, malam, dan dini hari ada sebagian yang berpotensi hujan ringan, dan berawan.
“Saat ini masih pada masa peralihan musim dari penghujan ke kemarau, adanya hujan disertai angin masih dapat memungkinkan terjadi. Adanya gerhana matahari sedikit banyak akan berpengaruh pada daerah perairan di DIY,” katanya, Rabu (19/4/2023).
BACA JUGA: Jadwal Ganjil Genap di Jalan Tol Trans Jawa Selama Mudik Lebaran 2023
Sehingga Biwara pun mengimbau agar masyarakat selalu memantau informasi lalu lintas dan cuaca selama perjalanan mudik. Meski Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) telah dicabut, Biwara menganjurkan agar masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan saat berada dalam keramaian.
Selama arus mudik dan balik lebaran 2023, BPBD DIY tidak membuka posko lebaran secara khusus, namun Tim Reaksi Cepat (TRC) dan Pusat Pengendalian Operasi Penanggulangan Bencana (Pusdalops) tetap siaga setiap hari 24 jam. Selain itu, BPBD DIY juga mengkoordinasikan informasi cuaca dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) kepada posko Lebaran di jalan raya maupun tempat wisata.
Selain itu, Biwara menyampaikan BPBD DIY juga berkoordinasi dengan Polri, Satlinmas, Dinkes, Dishub, pengelola wisata, komunitas serta tim sukarelawan untuk menjamin kenyamanan masyarakat, kelancaran lalu lintas terutama di kawasan rawan macet. Ia tetap mengingatkan pemudik berhati-hati terhadap cuaca buruk.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 28 UMKM kuliner binaan Pemkot Jogja mengikuti kurasi produk untuk meningkatkan kualitas dan membuka akses pasar lebih luas.
DPRD Sleman mendorong penguatan peran masyarakat dalam pelestarian dan pengembangan cagar budaya melalui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda)
Prabowo menyebut ekosistem mobil listrik Indonesia di Purwakarta-Subang ditargetkan mulai produksi besar-besaran paling lambat 2028.
Universitas Atma Jaya Yogyakarta (UAJY) membuka rangkaian Dies Natalis ke-61 bertema “Sinergi UAJY Mewujudkan Laudato Si’
Kasus warga yang dirujuk untuk penanganan kesehatan mental di Solo mencapai 13,95% pada triwulan II 2026.
Pemkab Sleman mendukung PSS dengan penambahan fasilitas Stadion Maguwoharjo. Tim kementerian telah meninjau stadion.