Plataran Senopati Jogja Jadi Foodcourt, Berdayakan Eks Jukir
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Masyarakat melihat gerhana Matahari di Taman Pintar Jogja, Kamis (20/4/2023). - Harian Jogja/Stefani Yulindriani
Harianjogja.com, JOGJA—Gerhana Matahari yang terjadi pada Kamis (20/4/2023) pagi sampai siang tadi ternyata mengundang minat warga untuk menonton.
Mereka mendatangi Taman Pintar Jogja demi bisa melihat fenomena langka itu, apalagi kali ini terjadi saat bulan Ramadan.
Untuk menyaksikan fenomena alam tersebut, Taman Pintar bekerja sama dengan komunitas astronomi Penjelajah Langit mengajak masyarakat untuk melihat fenomena ini melalui kegiatan bertajuk Jogja Melihat Gerhana.
Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat menyaksikan gerhana matahari dengan menggunakan sejumlah teleskop dan peralatan yang disediakan di area Playground Taman Pintar.
Kepala Taman Pintar Jogja Retno Yuliani menyampaikan gerhana Matahari yang terjadi kali merupakan gerhana Matahari hibrida.
Gerhana semacam itu merupakan gabungan Gergana Matahari Total dan Gerhana Matahari Cincin dengan satu tempat, hanya bisa menyaksikan satu jenis gerhana.
“Jogja menjadi ibu kota provinsi yang paling awal dapat menyaksikan Gerhana Matahari Sebagian [GMS]. GMS di Jogja mulai terjadi pada pukul 09.26 WIB dan mencapai puncaknya pukul 10.48 WIB, kemudian selesai pada 12.16 WIB,” ucapnya, Kamis.
Kemudian, Kota Medan +menjadi ibu kota provinsi yang paling awal mengakhiri GMS. Retno menyampaikan di Indonesia hanya sebagian wilayah yang dapat menyaksikan GMS.
“Indonesia hanya mendapatkan kesempatan untuk menyaksikan GMT untuk Indonesia bagian timur melewati Maluku, Papua Barat dan Papua sedangkan beberapa daerah lain hanya dapat menyaksikan GMS,” ucap Retno.
Retno berharap kegiatan mengamati gerhana yang dilakukan Taman Pintar dapat meningkatkan minat masyarakat terutama generasi muda untuk mengenal dan mengembangkan sains dalam bidang astronomi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Plataran Senopati Jogja hadir sebagai foodcourt baru, berdayakan eks jukir dan pedagang terdampak.
Pemkab Magelang perkuat data kependudukan untuk tekan kemiskinan. Inovasi pelayanan cepat hingga 1 jam terus dikembangkan.
Pemda DIY buka peluang bantuan lampu Stadion Mandala Krida, namun masih menunggu persetujuan KPK sebelum realisasi.
Googlebook resmi diperkenalkan sebagai laptop AI Gemini generasi baru. Simak fitur, keunggulan, dan jadwal rilis 2026.
Sebanyak 1.738 SPPG disuspend untuk perbaikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Pemerintah perketat pengawasan dan buka kanal pengaduan.
Kejagung tegaskan auditor kerugian negara tidak hanya BPK. Simak isi surat edaran terbaru dan penjelasan lengkap terkait Putusan MK 2026.