Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Ilustrasi./Harian Jogja
Harianjogja.com, SLEMAN—Dosen Arseitektur dan Tanah Perkotaan UGM, Bakti Setiawan menyampaikan bahwa pernyataan Sri Sultan HB X terkait dengan pemanfaatan Sultan Grond (SG) dan tanah kas desa (TKD) seharusnya menjadi tamparan bagi para pemilik tanah yang berorientasi kepada kepentingan komersial di DIY.
Dirinya menyebut sikap Sultan tersebut perlu disambut baik. Bakti menyebut Undang-Undang Keistimewaan (UUK) selama ini belum dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat hingga membuat Sri Sultan HB X punya iktikad untuk mengembalikan muruah beleid tersebut.
“Jogja seharusnya bisa menjadi model yang baik bagi dari berbagai aspek di Indonesia, saya positif thinking untuk membantu Sultan dalam Pancamulia ini, jangan hanya melihat pertahanan dan pertanahan ini dalam kerangka sempit,” ujarnya, Sabtu (6/5/2023).
Kecenderungan komersialisasi terkait dengan tanah di wilayah perkotaan, kata dia, memang masih masif sehingga hubungan pengelolaan ditentukan oleh kapital yang memuat peningkatan harga tanah di Jogja begitu tinggi.
Oleh sebab itu, menurut dia, pernyataan sultan disebut sebagai langkah untuk memberikan kepercayaan pengelolaan kepada rakyat.
BACA JUGA: Curhatan Korban Mafia Tanah Kas Desa Jogja, Beli 2 Rumah dan Ruko, Ketipu Rp1 Miliar
Meski begitu, dia meminta pemerintah kalurahan terus diawasi dalam upaya mereka mengelola tanah kas desa (TKD). Hal itu perlu dilakukan agar mereka tidak dengan mudah menyewakan tanah untuk komersial.
Menurutnya permasalahan tanah dan perumahan bukan hanya soal ketersediaan tanah (land availability) tetapi juga akses terhadap tanah (land accessibility).
“Ini bukan hanya sekedar Sultan Grond, harusnya juga diperluas bahwa pemerintah juga harus mengintervensi proses kapitalisasi lahan yang tak terkontrol, ide Sultan menjadi pembeda dari pemerintah untuk punya policy yang sama,” ujar Bakti.
Dirinya menyebut berbagai inovasi dalam mekanisme pembiayaan tanah perlu didorong diluar sistem pasar.
Selain itu, pikiran terbuka dari masyarakat juga penting, bahwa masih banyak opsi terbuka untuk bisa menempati tanah SG maupun TKD. "Pernyataan Sultan diharapkan menjadi harapan baru."
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Wisatawan di Jogja masih terpusat di Malioboro. Dinpar Kota Jogja dorong kunjungan kampung wisata lewat Program Bule Mengajar.
Atletico Madrid menang 1-0 atas Girona di Liga Spanyol 2025/2026. Ademola Lookman mencetak gol kemenangan Los Colchoneros.
Prabowo menyerahkan alutsista TNI di Halim Perdanakusuma. Enam jet tempur Rafale jadi sorotan modernisasi TNI AU.
Alex Marquez mengalami patah tulang selangka dan retak leher usai kecelakaan hebat di MotoGP Catalunya 2026.
Jadwal pemadaman listrik Sleman hari ini berlangsung pukul 10.00–13.00 WIB. Berikut daftar dusun terdampak pemeliharaan PLN.