Warga Jogja Didorong Jadi Tuan Rumah yang Sadar Wisata
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana (depan, tengah) bersama Kapolres Kulonprogo, AKBP Nunuk Setyowati (depan, kanan) saat menjadi narasumber dalam podcast Obrolan Seputar Solusi dan Inovasi Kulon Progo (Obsiku), Kamis (4/5/2023)./Ist
WATES—Jajaran Polres Kulonprogo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan terus berkolaborasi bersama Pemkab Kulonprogo untuk menciptakan keamanan dan ketertiban umum di Bumi Binangun.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Nunuk Setyowati menegaskan jajarannya berkomitmen memberikan pelayanan dengan sepenuh hati untuk menciptakan keamanan dan ketertiban umum di Kulonprogo.
"Terkait dengan tugas kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, saya selalu menekankan kepada anggota untuk bekerja sepenuh hati sekaligus tetap bekerja dengan hati," kata Nunuk saat menjadi narasumber dalam podcast Obrolan Seputar Solusi dan Inovasi Kulon Progo (Obsiku) yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kulonprogo, Kamis (4/5/2023).
Satu-satunya kapolres perempuan di DIY tersebut menambahkan, pelayanan Polres Kulonprogo yang sudah dilakukan selama ini mendapat apresiasi Pemerintah Pusat, salah satunya predikat Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (kemenpan-RB).
Dalam diskusi yang dipandu Artika Amelia, salah satu penyiar televisi di Jogja, Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana mengatakan jajarannya banyak menerima penghargaan dari lembaga dan kementerian, khususnya terkait dengan pemenuhan standar pelayanan masyarakat (SPM). Menurutnya, penghargaaan yang diperoleh tidak menjadi titik puncak pelayanan publik, namun Pemkab terus berupaya meningkatkan pelayanan secara cepat dan mudah, serta berinovasi untuk efisiensi dan efektivitas layanan publik, salah satunya melalui digitalisasi pelayanan publik.
Menurut Saktiyana, dalam tata kelola pemerintahan modern, proses pemberdayaan sangat penting, terutama dengan keikutsertaan dan kontribusi masyarakat dalam pemenuhan pelayanan publik. Hal ini mampu mengurangi beban kebutuhan sumber daya di Pemkab. "Proses pemberdayaan ini yang kami perlukan, bukan pelayanan yang menguras anggaran," katanya.
Selain memberdayakan masyarakat, Tri Saktiyana juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan program pemerintah dapat tersampaikan dengan tepat dan dipahami masyarakat secara baik di Kulonprogo. "Komunikasi informal lebih baik. Dan itu semua untuk membangkitkan kebersamaan dan kekeluargaan. Kalau sudah ditata dengan baik, tentu hal-hal yang sulit bisa menjadi mudah," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bedah buku Etika Kepariwisataan di Jogja membahas pentingnya etika warga, wisatawan, budaya, dan lingkungan dalam menjaga keberlanjutan pariwisata.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja hari ini, Senin 5Oktober 2026, tersedia ke 5 tujuan. Cek jam keberangkatan dan tarif normal Rp80.000.
Joshua Zirkzee mencetak gol penentu kemenangan Belanda 2-1 atas Serbia pada UEFA Nations League di Phillip Stadion, Eindhoven.
Undip dan ITS meraih total empat gelar juara KMHE 2026 di Unej. Simak daftar lengkap pemenang delapan kelas kompetisi.
Manunggal Fair Kulonprogo 2026 digelar tanpa APBD dan melibatkan 125 UMKM lokal. Pengunjung hingga hari ketujuh melampaui 100 ribu orang.
Lionel Messi akan menjalani laga terakhir bersama Argentina melawan Benin. Lionel Scaloni memprediksi momen itu sangat emosional.