HUT Ke-6 PDAB Tirtatama, Pelayanan Air Minum Regional Terus Diperkuat
enam tahun perjalanan perusahaan menjadi bukti bahwa sinergi lintas wilayah mampu menghadirkan pelayanan air minum yang andal bagi masyarakat Kartamantul
Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana (depan, tengah) bersama Kapolres Kulonprogo, AKBP Nunuk Setyowati (depan, kanan) saat menjadi narasumber dalam podcast Obrolan Seputar Solusi dan Inovasi Kulon Progo (Obsiku), Kamis (4/5/2023)./Ist
WATES—Jajaran Polres Kulonprogo berkomitmen memberikan pelayanan terbaik dan terus berkolaborasi bersama Pemkab Kulonprogo untuk menciptakan keamanan dan ketertiban umum di Bumi Binangun.
Kapolres Kulonprogo, AKBP Nunuk Setyowati menegaskan jajarannya berkomitmen memberikan pelayanan dengan sepenuh hati untuk menciptakan keamanan dan ketertiban umum di Kulonprogo.
"Terkait dengan tugas kami dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, saya selalu menekankan kepada anggota untuk bekerja sepenuh hati sekaligus tetap bekerja dengan hati," kata Nunuk saat menjadi narasumber dalam podcast Obrolan Seputar Solusi dan Inovasi Kulon Progo (Obsiku) yang digagas oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kulonprogo, Kamis (4/5/2023).
Satu-satunya kapolres perempuan di DIY tersebut menambahkan, pelayanan Polres Kulonprogo yang sudah dilakukan selama ini mendapat apresiasi Pemerintah Pusat, salah satunya predikat Pelayanan Prima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (kemenpan-RB).
Dalam diskusi yang dipandu Artika Amelia, salah satu penyiar televisi di Jogja, Penjabat Bupati Kulonprogo, Tri Saktiyana mengatakan jajarannya banyak menerima penghargaan dari lembaga dan kementerian, khususnya terkait dengan pemenuhan standar pelayanan masyarakat (SPM). Menurutnya, penghargaaan yang diperoleh tidak menjadi titik puncak pelayanan publik, namun Pemkab terus berupaya meningkatkan pelayanan secara cepat dan mudah, serta berinovasi untuk efisiensi dan efektivitas layanan publik, salah satunya melalui digitalisasi pelayanan publik.
Menurut Saktiyana, dalam tata kelola pemerintahan modern, proses pemberdayaan sangat penting, terutama dengan keikutsertaan dan kontribusi masyarakat dalam pemenuhan pelayanan publik. Hal ini mampu mengurangi beban kebutuhan sumber daya di Pemkab. "Proses pemberdayaan ini yang kami perlukan, bukan pelayanan yang menguras anggaran," katanya.
Selain memberdayakan masyarakat, Tri Saktiyana juga menekankan pentingnya menjalin komunikasi yang baik dengan masyarakat.
Dengan komunikasi yang baik, diharapkan program pemerintah dapat tersampaikan dengan tepat dan dipahami masyarakat secara baik di Kulonprogo. "Komunikasi informal lebih baik. Dan itu semua untuk membangkitkan kebersamaan dan kekeluargaan. Kalau sudah ditata dengan baik, tentu hal-hal yang sulit bisa menjadi mudah," katanya. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
enam tahun perjalanan perusahaan menjadi bukti bahwa sinergi lintas wilayah mampu menghadirkan pelayanan air minum yang andal bagi masyarakat Kartamantul
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.
PSEL Legok Nangka senilai Rp7,2 triliun mulai dibangun di Kabupaten Bandung. Proyek ini akan mengolah 2.131 ton sampah per hari dan menghasilkan listrik 40,79 M