Lumbung Mataram Kalurahan Purwosari di Kulonprogo Mengoptimalkan Pertanian dan Peternakan Warga
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
Suasana Musrenbang TSLP yang diadakan Bappeda Jogja dengan mengarusutamakan solusi persampahan bagi perusahaan, Senin (15/5/2023).
Harianjogja.com, JOGJA—Musyawarah Pembangunan (Musrenbang) tematik Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan (TSLP) digelar Pemkot Jogja, Senin (15/5/2023). Musrenbang yang membahas soal program corporate social responsibility (CSR) dan diinisiasi oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Jogja tersebut dihadiri 66 perusahan di Jogja.
Kepala Bappeda Jogja, Agus Tri Haryono menyebut tujuan Musrenbang TSLP bertujuan menguatkan sinergitas dan harmonisasi korporasi dan Pemkot Jogja dalam mendukung program strategis pembangunan dalam rangka meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Berdasarkan Perda DIY No 6/2016, perusahaan berkewajiban untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat, baik bagi perseroan sendiri, komunitas setempat, maupun masyarakat pada umumnya,” jelas Agus.
BACA JUGA: Bantuan CSR Senilai Rp9,5 Miliar Disalurkan ke Gunungkidul Selama 2022
Agus menyebut permasalahan sampah jadi fokus bahasan dalam Musrenbang TSLP ini. “Pemkot Jogja memiliki target pengurangan timbulan sampah 50,42 ton per hari, ini kami komunikasikan ke perusahan agar juga turut membantu target tersebut, dan semuanya tadi sepakat untuk itu,” ujar dia.
Ketua DPRD Jogja Danang Rudyatmoko turut menghadiri Musrenbang tersebut. Dia sepakat agar badan usaha dan perusahan di Jogja turut membantu mengatasi masalah sampah.
“Karena masalah sampah ini masalah bersama, perusahaan juga turut menyumbang makanya saya minta untuk diprioritaskan perusahan untuk bantu masalah sampah dengan kerja sama riil dengan Pemkot Jogja,” ujarnya.
Kerjasama penanganan sampah antara perusahan di Jogja dengan Pemkot, jelas Danang, dapat berupa berbagai upaya. “Mulai dari bantuan alat, edukasi, atau kerja sama lain agar masalah sampah dapat teratasi,” katanya.
Tanpa kerja sama antar sektor, lanjut Danang, penanganan sampah akan berat bila hanya dilakukan Pemkot Jogja saja. “Saya sangat mengapresiasi Musrenbang ini karena konkret dapat menghasilkan kesepakatan mengatasi sampah, selain itu perlu ditindak lanjuti terus menerus kesepakatan-kesepakatan tersebut,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Salah satu implementasi program Lumbung Mataram di Kulonprogo dilakukan Kalurahan Purwosari, Kapanewon Girimulyo
SIM keliling Gunungkidul hari ini hadir di Balai Kalurahan Siraman, Wonosari. Cek jadwal lengkap SIMMADE, SIMPITU, dan SIM Station.
Prakiraan cuaca DIY hari ini Kamis 21 Mei 2026, Kota Jogja, Sleman, dan Bantul berpotensi diguyur hujan petir.
Jadwal SIM Kulonprogo Mei 2026, tersedia layanan di Mal Pelayanan Publik Kulonprogo.
Jadwal KA Bandara YIA Xpress Kamis 21 Mei 2026 lengkap rute Tugu Jogja–YIA dan tarif terbaru Rp50.000.
Jadwal SIM keliling Jogja hari ini digelar di Qhomemart Ring Road Timur mulai pukul 08.30–13.00 WIB. Berikut syarat perpanjangan SIM.