Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana Musrenbang Tematik Disabilitas Pemkot Jogja yang diselengarakan pada Jumat (17/3/2023). Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Data Dinas Sosial, Tenaga Kerja, dan Transmigrasi (Dinsoskertrans) Kota Jogja mencatat ada 3.116 penyandang disabilitas yang perlu diberikan layanan inklusif.
Sekretaris Daerah Jogja (Sekda) Aman Yuriadijaya menjelaskan Pemkot akan terus berupaya memberikan ruang dan layanan yang inklusif pada penyandang disabilitas. Terutama untuk meningkatkan akses layanan pada setiap sektor, dengan menyertakan disabilitas sebagai bagian dari sasarannya. Aman menyebut usulan program pemberdayaan disabilitas agar dimodifikasi sesuai kebutuhan di setiap sektor layanan mulai dari kesehatan, pendidikan, ekonomi, hingga budaya.
BACA JUGA : Atlet Difabel Geruduk DPRD Bantul, Begini Respons Ketua Dewan
“Disabilitas menjadi bagian dari sasaran yang diintervensi oleh setiap sektor layanan. Supaya optimalisasi pelayanan itu dapat tercapai dengan baik, struktur perencanaan dan usulan itu akan sangat menarik ketika bicara pada tiap sektor, jadi akan banyak hal yang bisa dilakukan dengan sasaran spesifik,” katanya dalam Musrenbang Tematik Disabilitas, Minggu (19/3/2023).
Plt Kepala Seksi Rehabilitasi Dinsoskertrans Jogja Erva Wifata menyebut dari Musrenbang tersebut setidaknya akan diambil sembilan usulan yang dijadikan program. “Kami sudah undang semua perwakilan disabilitas tiap kemantren dan pemerhati serta organisasi disabilitas, nantinya usulan yang masuk akan dibawa ke Bappeda Jogja untuk diteruskan ke OPD,” katanya.
Erva menyebut usulan yang paling menonjol dari Musrenbang tersebut adalah mitigasi bencana bagi disabilitas. Usulan itu menurutnya penting sejalan dengan peningkatan kejadian bencana, oleh karena itu, ia akan segera mengkoordinasikan dengan BPBD agar ada pelatihan dan penangannya.
BACA JUGA : Datangi Gedung Dewan, Atlet Difabel Tuntut Kesetaraan Hak
Program unggulan Pemkot Jogja, jelas Erva, dalam pemberdayaan disabilitas adalah Rumah Layanan DIsabilitas (RLH). “Lewat RLH ini semua program pemberdayaan dilakukan, yang jadi prioritas bursa kerja disabilitas dan pelatihan kerja karena kami satu organisasi dengan ketenagakerjaan dan akses pekerjaan disabilitas juga penting maka itu unggulannya,” terangnya.
Perusahan di Jogja, menurut Erva, sudah banyak yang mempekerjakan penyandang disabilitas. “Ada dari sektor jasa sampai usaha makanan sudah menggunakan tegana disabilitas dan akan kemi tingkatkan lagi,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Tumpukan sampah memenuhi DAM Winongo di Bantul usai hujan deras di hulu Sleman dan sempat menghambat irigasi sawah warga.
Tur reuni Oasis membuat kekayaan Noel dan Liam Gallagher melonjak hingga Rp7,6 triliun dan masuk daftar musisi terkaya Inggris.
Aturan terbaru PPPK mengubah skema karier ASN kontrak, mulai dari pensiun, kenaikan gaji berkala, hingga peluang jabatan tinggi.
Kunjungan wisata TNGM naik 21% sepanjang awal 2026. Kalitalang dan Plunyon jadi lokasi favorit wisatawan dan pecinta trail run.
Arsenal makin dekat juara Liga Inggris usai menang atas Burnley. Kini Manchester City wajib menang agar persaingan gelar tetap hidup.