Listrik Padam Mulai Pukul 10.00 WIB: Sleman, Bantul, dan Kota Jogja
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Ribuan warga serentak minum jamu tradisional di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (27/5/2023) pagi. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ribuan warga serentak minum jamu tradisional di Alun-Alun Selatan Jogja, Sabtu (27/5/2023) pagi. Gerakan itu dilakukan untuk mengkampanyekan jamu tradisional aman dan sehat.
Kegiatan itu mengangkat tema sesuai Hari Jamu Nasional tahun 2023 yaitu Djamoe (Djampi-Oesodo), kecanggihan warisan budaya dan spiritualitas Bangsa Indonesia yang tersaintifikasi. Pembagian jamu itu diberikan secara gratis kepada ribuan warga.
BACA JUGA : Tak Cuma Jualan, Perempuan Ini Bertekad Jadikan Jamu
Ketua Panitia Acara Hari Jamu Nasional, Teguh Adhi Nugroho menjelaskan pembagian lebih dari 2.000 jamu itu digelar untuk mengkampanyekan bahwa jamu merupakan komoditas lokal yang aman dan sehat. Selain itu bertepatan dengan Hari Jamu Nasional yang menjadi momentum untuk membangkitkan gairah industry jamu sejalan dengan dibentuknya Dewan Jamu Nasional.
“Kami berharap jamu dengan bahan rempah lokal ini bukan sekadar menjadi alternatif untuk pengobatan tetapi juga pilihan utama untuk pencegahan,” katanya Sabtu.
Ia menambahkan saat ini ada sekitar 45 usaha kecil obat tradisional seluruh DIY yang terdaftar di asosiasi gabungan pengusaha jamu DIY. Setiap tahun jumlahnya terus bertambah baik yang usaha baru maupun merek baru. Hal ini menjadi bukti bahwa permintaan warga DIY terhadap jamu semakin tinggi.
“Bahwa jamu ini mulai diminati masyarakat. Mereka baru yang terdaftar di BBPOM itu banyak sekali, karena peminatnya banyak di DIY,” ujarnya.
BACA JUGA : Pengin Coba Jamu Berbentuk Selai? Datang Saja ke Desa
Ketua Dewan Jamu Indonesia Profesor Nyoman Kertia mengatakan jamu bisa menjadi pencegah dari segala macam penyakit. Namun dunia modern sering menganggap bahwa jamu merupakan produk jamu tidak aman. Akan tetapi saat ini sudah banyak yang diproduksi secara sehat dengan standar keamanan tertentu.
“Jamu ini menjadi efektif untuk pencegahan, kalau obat kimia tidak mungkin untuk pencegahan. Karena kalau sudah sakit itu mahal sekali, per tahun triliunan biaya untu berobat, ini bisa dicegah, kalau masyarakat rutin minum jamu,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PLN DIY jadwalkan pemadaman listrik 19 Mei 2026 di Sleman, Bantul, dan Kota Jogja akibat pemeliharaan jaringan pukul 10.00–13.00 WIB.
Jumlah menara telekomunikasi di Bantul capai 300 unit. Diskominfo sebut minat investasi mulai menurun seiring kebutuhan yang tercukupi.
X batasi unggahan hanya 50 per hari untuk akun gratis. Kebijakan ini dorong pengguna beralih ke layanan berbayar.
Jalan rusak menuju Gua Pindul Gunungkidul dikeluhkan warga. Perbaikan dijadwalkan Juli-Agustus namun belum menyeluruh.
IDAI mengingatkan bahaya heat stroke pada anak saat cuaca panas ekstrem akibat El Nino. Orang tua diminta atur aktivitas dan cairan.
Defisit APBN April 2026 turun ke Rp164,4 triliun, keseimbangan primer kembali surplus Rp28 triliun.