727 Peserta Ramaikan IRS Piala Bupati Bantul, 400 Masih Pemula
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Suasana peringatan HUT YKI ke-46 yang dimeriahkan dengan berbagai penampilan dan edukasi kanker, Sabtu (27/5/2023). /Harian Jogja-Yosef Leon.
Harianjogja.com, BANTUL—Penyakit kanker masih menjadi momok bagi masyarakat Indonesia. Setiap tahun ratusan penyintas kanker baru muncul. Deteksi dini dan pencegahan dinilai jadi upaya yang tepat untuk dilakukan dalam meminimalisir jumlah penyintas kanker.
Ketua IV Yayasan Kanker Indonesia (YKI) DIY Prof Soetaryo mengatakan, di Indonesia ada sebanyak 370.000 pasien kanker. Sementara di DIY ada 10 persennya dengan penambahan sekitar 400 pasien kanker per tahun. Kanker payudara masih menjadi penyakit terbesar disusul kanker serviks. Sementara pada laki-laki ada kanker paru-paru dan liver.
BACA JUGA : Tangani Kanker Sesuai Peran Masing-Masing
Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, pada 2018 DIY memiliki prevalensi penderita kanker cukup tinggi yakni 4,1% dengan total 14.596 pasien. Jumlah ini jauh lebih tinggi dibanding prevalensi nasional yang berada di angka 1,4% dengan total 347.729 pasien.
"Pasien datang baru akan dapat pengobatan setahun atau tiga bulan, yang menumpuk itu lah yang jadi tugas kita bersama. Empat jenis kanker itu kalau bisa deteksi dini akan baik juga hasilnya," katanya dalam peringatan HUT YKI ke-46, Sabtu (27/5/2023).
YKI yang berdiri sejak 1977 itu disebut Prof Soetaryo telah banyak bermitra dengan sejumlah instansi dalam melakukan misi promosi dan preventif untuk mencapai visi masyarakat peduli kanker. Di sisi lain, meningkatnya jumlah pasien kanker baru dan pasien yang belum berobat medis menjadi tantangan ke depan dalam upaya penanggulangan.
"Kami sudah bentuk relawan kanker dan penyintas yang bergabung dalam paguyuban penyintas untuk saling menguatkan, YKI juga menyediakan rumah singgah gratis bagi masyarakat kurang mampu," ujarnya.
Ketua Relawan YKI DIY Emi Putraningrum menjelaskan, peringatan HUT YKI ke-46 dilakukan dengan serangkaian acara yakni edukasi serta pemeriksaan kanker serviks di Bantul dan Kulonprogo. Pihaknya mengutamakan upaya penanggulangan dengan promotif atau edukasi dan preventif atau pencegahan.
BACA JUGA : Pemahaman tentang Kanker Akan Turunkan Risiko
Dengan adanya rencana pemerintah yang akan memberikan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus Vaccine) gratis untuk mencegah kanker leher rahim atau kanker serviks akan dimulai pada 2023 ini bagi siswi SD kelas 5 dan 6 disambut positif oleh pihaknya. Dengan begitu upaya pencegahan dapat dilakukan sejak dini.
"Sangat positif dan mendukung, kalau sejak SD diberikan vaksin itu kemungkinan lebih sedikit terkena kanker serviks," katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
IRS Piala Bupati Bantul 2026 diikuti 727 peserta dari 66 klub. Sekitar 400 peserta merupakan anak-anak pemula.
Jadwal KA Bandara YIA Senin, 12 Oktober 2026 tersedia 24 perjalanan reguler. Cek jam keberangkatan dari Jogja, Wates, dan YIA.
Kader Gerindra Sleman menggelar Gerakan Indonesia Asri di Tlogo Putri, Kaliurang, dengan menanam pohon, menebar benih ikan, dan membagikan sembako.
Jadwal KRL Solo-Jogja Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 12 perjalanan dari Palur. Simak jam keberangkatan di setiap stasiun.
Jadwal KRL Jogja-Solo Senin, 12 Oktober 2026 tersedia dalam 15 perjalanan. Simak jam keberangkatan dan tarif tiket Rp8.000.
Pemerintah mencatat setoran Rp57,1 triliun dari Satgas PKH selama 2025–2026, termasuk pajak dan PNBP hasil penertiban kawasan hutan.