Advertisement

Pemahaman tentang Kanker Akan Turunkan Risiko Kematian

Media Digital
Senin, 06 Februari 2023 - 23:47 WIB
Budi Cahyana
Pemahaman tentang Kanker Akan Turunkan Risiko Kematian Dokter spesialis bedah RSU Mitra Paramedika Budi Cahyono Putro memaparkan sifat dan deteksi dini kanker payudara dalam talkshow Hari Kanker Sedunia di rumah sakit setempat, Minggu (5/2/2023). - Istimewa

Advertisement

SLEMAN—Rumah Sakit Umum (RSU) Mitra Paramedika menggelar talkshow kesehatan untuk memperingati Hari Kanker Sedunia di rumah sakit setempat, Minggu (5/2/2022).

Hari Kanker Sedunia diperingati tiap 4 Februari. Ada tiga narasumber dalam talkshow bertema Cancer, Be Aware and Take an Action. Tiga narasumber tersebut adalah Budi Cahyono Putro dan Subroto yang merupakan dokter di RSU Mitra Paramedika. Narasumber ketiga adalah Th. Srimuryatiningtyas, penyintas kanker nasofaring yang sudah bisa sembuh.

Advertisement

Budi mengulas berbagai hal tentang kanker payudara atau breast cancer. Dalam paparannya dia mengungkapkan, kanker payudara merupakan kanker dengan jumlah pasien terbanyak di Indonesia. Bahkan kanker payudara menjadi penyebab kematian terbanyak kedua setelah kanker leher rahim.

“Yang membuat prihatin, kanker payudara lebih dari 80 persen ditemukan berada sudah pada stadium lanjut. Kalau keadannya masih pada stadium awal, atau di angka 0 sampai tiga dokter masih bisa mengatasi. Tapi kalau sudah stadium akhir atau di level empat, itu sudah sangat terlambat,” papar dia.

Dokter spesialis bedah di RSU Mitra Paramedika itu mengatakan dari tahun ke tahun jumlah kasus kanker payudara terus meningkat. Oleh karenanya diperlukan deteksi dini melalui pemeriksaan radiologi. Menurutnya, semakin pemeriksaan dilakukan akan lebih mudah menyembuhkan penderitanya.

“Kalau terlambat problem komplikasinya akan semakin sulit. Apalagi sifat kanker payudara itu bisa jalan sehingga komplikasinya bisa mengenai jantung, liver, bahkan otak,” ujar dia.

Menurut dia, sudah banyak penderita yang diselamatkan dari kanker payudara ketika masih pada stadium awal. RSU Mitra Paramedika sudah memiliki peralatan radiologi yang cukup canggih untuk deteksi dini kanker payudara.

Kepada para peserta talkshow yang mayoritas perempuan, dokter Budi memberikan sejumlah saran untuk mencegah kanker payudara.

“Kanker payudara sangat senang dengan hormon estrogen dan progesteron. Ketika wanita sudah menikah dan cepat memiliki anak, akan terjadi perubahan hormon menjadi hormon laktasi. Wanita yang menyusui memiliki risiko terkena kanker payudara sangat rendah,” ujar dia.

Dia juga menyarankan wanita tidak melakukan KB hormonal untuk meminimalkan risiko terkena kanker payudara. Jenis KB yang paling aman untuk menyelamatkan wanita dari kanker payudara adalah memakai alat, misalnya pemakaian kondom pada pria.

Di sesi berikutnya, Subroto menjabarkan tentang kanker paru. Kanker ini merupakan jenis kanker terbanyak nomor tiga di Indonesia. Kanker paru merupakan kanker yang terjadi pada sel-sel dinding saluran organ paru. Sel tidak normal ini membelah secara tidak terkontrol dan membentuk massa padat yang sering disebut tumor. Seiring dengan perkembangan sel ini, fungsi normal paru dapat terganggu.

“Kanker paru dapat berkembang dalam waktu hitungan bulan hingga menahun tanpa menunjukkan tanda dan gejala yang jelas. Selanjutnya sel kanker akan menyebar ke jaringan getah bening, organ paru lain, tulang otak dan hati,” ujar dokter spesialis penyakit dalam RSU Mitra Paramedika itu.

Sementara, dalam sambutannya Direktur RSU Mitra Paramedika Ichsan Priyotomo mengatakan Hari Kanker Sedunia menjadi momentum untuk menekan dan menurunkan angka kesakitan dan kematian akibat kanker yang menunjukkan  tren kenaikan. Talkshow tentang kanker diharapkan bisa mengedukasi masyarakat sehingga menciptakan aksi nyata untuk peduli dan bergerak cepat untuk menekan laju tren kenaikan penyakit ini.

“Masyarakat tahu tentang faktor risiko, penyebab dan cara mencegahnya sehingga bisa secara nyata turut mengurangi jumlah kasus kanker yang selalu bertambah sejauh ini,” ujar dia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Advertisement

Harian Jogja

Video Terbaru

Advertisement

Harian Jogja

Berita Terbaru

Advertisement

Advertisement

Harian Jogja

Advertisement

Berita Pilihan

Advertisement

alt

Tertipu APK Surat Tilang, Korban Kehilangan Uang hingga Rp2,3 Miliar

News
| Jum'at, 29 September 2023, 06:37 WIB

Advertisement

alt

Di Coober Pedy, Penduduk Tinggal dan Beribadah di Bawah Tanah

Wisata
| Kamis, 28 September 2023, 20:37 WIB

Advertisement

Advertisement

Advertisement