Wayang Menak hingga Gua Jepang Masuk Daftar 12 Cagar Budaya Baru
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Wakil Ketua Kadin DIY, Robby Kusumaharta memberikan sambutan di Ruang Handayani, Pemkab Gunungkidul. Minggu (28/5/2023)./Harian Jogja-David Kurniawan
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Wakil Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DIY Bidang Organisasi dan Keanggotan, Robby Kusumaharta menilai tenaga kerja Gunungkidul menjadi yang terbaik di DIY.
Hal ini disampaikan saat dia memberikan sambutan dalam Sosialisasi Program Kadin Capacity Development di Kantor Pemkab Gunungkidul, Minggu (28/5/2023). Menurut dia, penilaian tentang tenaga kerja ini bukan tanpa dasar.
Pasalnya, sebelumnya sudah dilakukan studi ke perusahaan-perusahaan di beberapa wilayah dan hasilnya menunjukan hal yang bagus. “Memang bagus. Memiliki etos yang ulet dan pekerja keras,” katanya.
Robby mengakui, kinerja yang bagus tidak hanya pada saat bekerja di luar daerah. Namun demikian, pada saat ditarik kembali untuk kerja di perusahaan di wilayah Gunungkidul tetap memiliki daya saing yang tinggi. “Produktivitasnya juga tinggi. Inilah kenapa yang menjadi salah satu penilaian tenaga kerja Gunungkidul terbaik di DIY,” kata Robby.
BACA JUGA: UMK Makin Tinggi, Sejumlah Pabrik Garmen di Jawa Barat Ancam Pindah ke Jateng
Meski demikian, dia menilai kapasitas tenaga kerja harus ditingkatkan. Hal ini tidak hanya untuk pekerja asal Gunungkidul, tapi juga yang berasal dari daerah lain di DIY. “Kami sudah merancang model pusat pelatihan seperti yang ada di Singapura atau Negara maju lainnya. Istilahnya bisa Balai Latihan Kerja (BLK) plus agar kompetensi dan daya saing tenaga kerja bisa terus ditingkatkan,” katanya.
Menurut Robby, upaya peningkatan kapasitas tidak hanya menyasar tenaga kerga, tapi juga masuk ke ranah perusahaan. Oleh karenanya, sambung dia, digelar program Kadin Capacity Development yang berlangsung selama delapan bulan yang melibatkan 40 perusahaan di DIY. “Kami bekerja sama dengan lembaga asal Jerman untuk meningkatkan kapasitas kemampuan produksi di bidang industri sesuai dengan perkembangan jaman,” katanya.
Bupati Gunungkidul, Sunaryanta menyambut baik adanya program Kadin Capacity Development. Pasalnya, kegiatan ini tidak hanya bermanfaat bagi perusahaan dalam upaya peningkatan daya saing hingga kapasitas produksinya. “Tentunya peran dari tenaga kerja juga akan dilibatkan,” katanya.
Sunaryanta menambahkan, kegiatan ini sangat bagus karena juga sebagai upaya menyambut bonus demografi penduduk yang mulai dirasakan 10 atau 20 tahun ke depan. “Jadi ini bagian untuk menyambut bonus demografi sehingga harus dipersiapkan mulai dari sekarang. Kalau tidak dioptimalkan, maka bonus tersebut tidak akan menghasilkan apa-apa,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sebanyak 12 objek bersejarah di Gunungkidul direkomendasikan menjadi cagar budaya baru, mulai dari Gua Jepang, GKJ Wonosari hingga koleksi Wayang Menak.
Jumlah penumpang Trans Jogja Trayek 13 meningkat hampir 20 persen setelah rute diperpanjang hingga Stadion TGP Margoluwih, Seyegan, Sleman.
Harga tiket Spanyol vs Belgia di perempat final Piala Dunia 2026 anjlok 60%! Tiket dari US$2.950 jadi US$1.200. Penyebab: AS dan Ronaldo tersingkir di babak 16
KPK mengamankan 18 orang dalam OTT Bupati Sukoharjo Etik Suryani dan menyita uang miliaran rupiah, dolar Australia, dolar Singapura, serta logam mulia.
Google hadirkan label "Created or edited with AI" pada iklan. Pengguna bisa cek di My Ad Center. Pengiklan pihak ketiga wajib ungkap manual. Transparansi iklan
Presiden Prabowo Subianto meresmikan lima bendungan di Aceh, Jawa Tengah, Bali, dan NTB untuk memperkuat ketahanan pangan, pasokan air, serta pengendalian banji