Prakiraan Cuaca DIY Minggu 27 September, Belum Ada Tanda Turun Hujan
Prakiraan cuaca DIY Minggu 27 September 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berpotensi mengalami udara kabur.
Puluhan santri mengikuti imtihan atau ujian terbuka hafalan, Minggu (28/5/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Metode ummi terbukti mampu mempermudah santri dalam menuntaskan baca Alquran. Hal itu telah diterapkan di Rumah Qur'an Sabiqun Bil Khairat Jogja dan melakukan ujian terbuka di Kota Jogja pada Minggu (28/5/2023).
Kepala RQ Sabiqun Bil Khairat Siti Maemunah mentatakan jumlah santri yang telah menuntaskan pembelajaran antara lain 25 anak untuk kategori tartil, 14 tahfiz, 3 anak untuk hafalan juz 29, satu santri untuk hafalan juz 28 dan 24 anak untuk kategori kaifa tusholli atau tuntunan salat.
“Sehingga kami perlu menggelar kegiatan ini sebagai bentuk pertanggungjawaban kepada masyarakat terkait hasil akhir metode pembelajaran ummi. Total ada 61 santri yang lulus,” katanya.
BACA JUGA : Unik! di Pondok Pesantren ini, Santri Mengaji Pakai Bahasa
Ujian akhir itu bersifat terbuka bagi santri sebagai standarisasi dalam mewujudkan tujuh dasar metode ummi yang terdiri atas tashih, tahsin, sertifikasi, coaching, supervisi, munaqosyah dan imtihan atau ujian terbuka.
"Peserta imtihan [ujian terbuka] ini merupakan santri yang telah lulus uji munaqosyah dengan metode ummi. imtihan merupakan bentuk pertanggungjawaban dan uji publik bacaan di hadapan wali santri dan masyarakat luas serta ketuntasan santri selama belajar,” Kata Ketua Panitia Sri Haryanti.
Tujuh metode ummi tersebut antara lain tashih dengan memetakan standar kualitas bacaan, tahsin untuk membina bacaan dan sikap santri hingga tartil. Selanjutnya sertifikasi penyampaian metodologi bagaimana mengajarkan metode ummi. Coaching, merupakan program pendampingan dan pembinaan.
Tahapan berikutnya adalah supervisi untuk memastikan kualitas mutu yang dihasilkan dari metode tersebut. Disusul dengan evaluasi atau munaqosyah yang merupakan ujian akhir santri yang telah menuntaskan pembelajaran dengan metode ummi mulai dari jilid pembinaan. Terakhir imtihan atau ujian terbuka dengan menghadirkan tenaga ahli dna disaksikan orangtua dan masyarakat.
“Metode ini terbukti mudah memberikan pemahaman dan santri menjadi mudah menghafal. Setelah melalui proses itu dalam pembelajaran kemudian santri akan melewati ujian atau dikenal dengan munaqosyah,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Prakiraan cuaca DIY Minggu 27 September 2026 didominasi cerah. Kulon Progo berpotensi mengalami udara kabur.
Basarnas mengerahkan seluruh unsur SAR di Kalteng mencari 64 korban KM Virgo Transport 8. Sebanyak 179 orang telah ditemukan.
Jadwal SIM Keliling Jogja Selasa 29 September 2026 tersedia di sejumlah lokasi. Cek jam layanan, syarat perpanjangan SIM A dan SIM C.
Jadwal KRL Jogja-Solo Selasa 29 September 2026 tersedia 15 perjalanan. Cek jam keberangkatan tiap stasiun dan tarif KRL Rp8.000.
Pemilih lintas domisili diminta diatur dalam revisi UU Pemilu, termasuk soal representasi politik bagi warga yang mencoblos jauh dari daerah asal.
Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengingatkan 87 calon lurah untuk menghindari politik uang menjelang Pilur 2026.