Libur Lebaran Restoran di Kulonprogo Sempat Penuh, Tak Seramai Tahun Lalu
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Suasana pitching peserta kompetisi pendanaan film Disbud DIY, Senin (29/5/2023)./Harian Jogja-Triyo Handoko
Harianjogja.com, JOGJA—Kompetisi pendanaan film yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan (Disbud) DIY diikuti oleh 60 proposal pembuatan film. Dari 60 proposal film tersebut, telah dipilih 15 proposal yang dipresentasikan dalam tahapan pitching, Senin (29/5/2023).
Dari 15 tim yang mempresentasikan rencana pembuatan filmnya, juri kuratorial pendanaan film akan memilih 10 peserta untuk mengikuti one on one meeting. Nantinya, Disbud DIY akan menentukan lima film yang akan didananinya dalam proses pembuatannya.
Kepala Bidang Pemeliharaan dan Pengembangan Adat, Tradisi, Lembaga Budaya dan Seni Disbud DIY, Yuliana Eni Lestari Rahayu menjelaskan dewan juri curator yang akan menilai setiap proposal film yang mengikuti kompetisi.
“Tim kurator sendiri berasal dari kalangan sineas yang sudah teruji kapasitasnya, jadi harapannya film yang didanai nanti memiliki kualitas yang terus meningkat dari tahun sebelumnya,” katanya, Senin pagi.
Yuli menyebut 15 proposal film yang dipresentasikan dalam tahap pitching ini ada dua kategori, fiksi dan dokumenter. “Semuanya ikut seleksi dengan aturan yang sama, hasil dari tahapan pitching akan langsung diumumkan besok pagi pada Selasa (30/5/2023),” ujarnya.
BACA JUGA: The Little Mermaid" Rajai Box Office Amerika Utara selama Akhir Pekan
Kepala Seksi Seni Disbud DIY Aryanto Hendro menjelaskan pendanan film yang dilakukan Disbud DIY bagian dari usaha untuk terus menjaga ekosistem perfilman agar terus dapat berkembang.
“Jogja ini sudah jadi barometer film nasional, banyak sineas tumbuh di Jogja. Lewat program pendanaan film ini harapannya terus tumbuh sineas yang memiliki kualitas yang unggul,” jelasnya.
Hendro menyebut lewat pendanaan film, Disbud DIY juga ingin terus menghasilkan generasi filmmaker. “Salah Satu sasaran prioritas kami adalah filmmaker baru, agar mereka terus termotivasi untuk berkarya dengan segenap kekreatifitasannya untuk menghasilkan yang terbaik,” terangnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Sejumlah restoran di Kulonprogo sempat dipenuhi pengunjung saat libur lebaran ini.
Wonogiri mulai tinggalkan ketergantungan sektor pertanian, kini fokus kembangkan pariwisata dan ekonomi kreatif untuk dongkrak ekonomi daerah.
Prediksi Bournemouth vs Man City Liga Inggris 2026, laga penentu gelar. The Citizens wajib menang demi menjaga peluang juara.
SPMB Jateng 2026 resmi diluncurkan. Daya tampung SMA/SMK negeri hanya 40 persen, gubernur tegaskan tak ada titip-menitip.
UGM dan KAGAMA berupaya manfaatkan rumah Prof Sardjito untuk kegiatan akademik di tengah isu penjualan aset bersejarah.
Kasus penembakan pemuda di Candisari Semarang terungkap. Polisi beberkan kronologi, motif pelaku, hingga peluang restorative justice.