Bus Sekolah Gunungkidul Kembali Normal, Ada Tambahan Rp270 Juta
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Ketua KPU Bantul Didik Joko Nugroho memberikan secara simbolis kotak suara kepada petugas dari PT Pos Indonesia saat pendistribusian logistik Pilkada 2020 di kantor KPU Bantul, Minggu (6/12/2020) pagi. /Harian Jogja-Jumali
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—Pemkab Gunungkidul memastikan pembahasan anggaran Pilkada 2024 telah selesai. Total biaya yang dibutuhkan untuk pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan itu mencapai Rp41 miliar.
Kepala Bidang Anggaran, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Gunungkidul, Sujatmiko Nurhasan mengatakan, pembahasan anggaran pilkada melibatkan lintas sektor mulai dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD), Bagian Pemerintahan Umum, Bawaslu dan KPU Gunungkidul.
BACA JUGA: Waw! Polisi Temukan Bunker Penyimpanan Narkoba di Kampus Ternama
"Prosesnya sudah disepakati bersama tentang masalah pembiayaan dalam penyelenggaraan Pilkada. Akhir Mei lalu sudah diketok dengan kebutuhan total sebesar Rp41 miliar,” kata Jatmiko, Kamis (8/6/2023).
Dia menjelaskan, kebutuhan ini terdiri dari anggaran penyelenggaraan di KPU sebesar Rp31,6 miliar. Sedangkan sisanya sebesar Rp9,4 miliar merupakan anggaran pengawasan di Bawaslu. "Sudah disepakati dan tinggal pelaksanaan penandatangan Naskah Perjanjian Hibah Daerah [NPHD]. Untuk kepastian waktunya akan ditangani oleh Bagian Pemerintahan,” ungkapnya.
Meski pelaksanaan pemilihan masih di 2024, namun mulai tahun ini Pemkab sudah mengalokasikan anggaran. Di 2023, anggaran yang disediakan sebesar Rp1 miliar. Sedangkan, sisa anggaran sebesar Rp40 miliar akan dialokasikan di tahun depan. "Untuk tahapan di KPU [2023] sebesar Rp600 juta dan Bawaslu sebesar Rp400 juta,” katanya.
Disinggung mengenai Surat Edaran Menteri Dalam Negeri No.900.1.91./435/SJ tentang Pendanaan Pilkada 2024 yang mengaharuskan alokasi 40% di 2023, Jatmiko tidak menampik hal tersebut. Meski demikian, pelaksanaan di Gunungkidul tidak bisa sesuai dengan ketentuan dikarenakan adanya kebijakan efisiensi guna menekan defisit anggaran.
“Sudah ada koordinasi dengan kemendagri dan diperbolehkan. Sebab, alokasi juga disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah,” katanya.
BACA JUGA: Serunya Lomba Kreasi Masak Ikan Nusantara di Harian Jogja
Ketua Bawaslu Gunungkidul, Tri Asmiyanto. Menurut dia, sudah ada kesepakatan dengan pemkab tentang anggaran pengawasan sebesar Rp9,4 miliar di Pilkada 2024. "Sudah disepakati dan pengguanannya sudah dilaksankaan mulai tahun ini,” katanya.
Tri menjelaskan, untuk 2023 sudah ada alokasi anggaran untuk pelaksanaan tahapan persiapan pilkada. Rencananya tahapan dimulai satu tahun sebelum penyelenggaraan pemilihan. “Sebelum pelaksanaan tahapan akan ada NPHD anggaran pilkada untuk bawaslu maupun KPU,” kata dia.
Terpisah, Ketua KPU Gunungkidul, Ahmadi Ruslan Hani masih enggan berkomentar tentang alokasi anggaran untuk pilkada. ia berdalih, besaran masih dalam proses pembahasan. “Masih tahap proses pembahasan,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Bus sekolah Gunungkidul kembali melayani antar jemput sejak 7 September setelah Pemkab menyiapkan tambahan anggaran Rp270 juta.
Prakiraan cuaca Jogja dan DIY Sabtu 3 Oktober 2026 didominasi berawan. Suhu tertinggi mencapai 33°C di Kota Jogja.
Jadwal SIM Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia di Satpas Polresta Yogyakarta. Cek lokasi, jam layanan, dan syarat perpanjangan SIM.
Jadwal SIM Keliling Polda DIY Oktober 2026 tersedia di Sleman dan Bantul. Cek lokasi, jam layanan, serta syarat perpanjangan SIM.
Jadwal DAMRI YIA-Jogja Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia ke lima tujuan. Simak jam keberangkatan dan informasi tarif DAMRI dari YIA.
Jadwal KA Prameks Jogja-Kutoarjo Sabtu 3 Oktober 2026 tersedia 10 perjalanan. Cek jadwal lengkap dari Jogja dan Kutoarjo.