Krisis Air Bersih, Warga Padukuhan di Bantul Ini Kesulitan Mandi dan Minum
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas. /ANTARA- Dok Humas Kemenag
Harianjogja.com, JOGJA—Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Jogja menyebut usulan dalam memangkas aturan keluarnya rekomendasi dapat memicu hal yang tidak diinginkan antar masyarakat beragama. Menag Yaqut mengajukan Perpres terkait izin pendirian rumah ibadah tanpa harus melalui rekomendasi FKUB.
Kepala FKUB Jogja, Muhammad Chirzin menyampaikan kekecewaan atas sikap yang dikeluarkan pimpinan lembaga tertinggi keagamaan Republik Indonesia tersebut.
BACA JUGA : FKUB Kulonprogo Sesalkan Penolakan Perda Kerukunan
"Adanya keputusan untuk memangkas proses perizinan pendirian rumah ibadah, dengan meniadakan rekomendasi dari FKUB Kota dan Kabupaten yang notabene mewakili pemeluk berbagai agama dapat menimbulkan ekses negatif, " kata Chirzin pada Sabtu (11/6/2023).
Ia menilai jika perizinan diserahkan seluruhnya menjadi kewenangan Kementerian Agama dapat mengesampingkan peran komunitas agama. Selain itu keputusan tersebut dapat menjadi penyebab munculnya konflik.
"Dikhawatirkan muncul kecemburuan sosial yang memandang keputusan Kementerian Agama tingkat Kota atau Kabupaten tidak pada tempatnya," jelasnya.
Dirinya berharap peran kelembagaan di tingkat daerah tetap menjadi filter yang memutuskan kelayakan pendirian rumah ibadah. Hingga saat ini pemberian izin masih menjadi kewenangan Kementerian Agama dan FKUB berjalan dengan baik di Kota Jogja.
BACA JUGA : Jogja Peringkat 16 Kota Toleran, Pemerintah Perlu Gencar
"Pemberian rekomendasi tersebut didahului dengan pemeriksaan syarat yangharus dilengkapi dan peninjauan lokasi tempat rencana rumah ibadah didirikan," katanya.
Salah satu syarat keluarnya rekomendasi pendirian rumah ibadah sebut Chirzin adalah bahwa tanah yang akan digunakan sebagai rumah ibadah harus bersertifikat atas nama lembaga atau yayasan pendiri.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Warga Padukuhan Petung Bangunjiwo Kabupaten Bantul mengalami krisis air bersih sepanjang bulan Agustus.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
DisperinkopUKM Kulonprogo mempercepat pendampingan sertifikasi halal gratis bagi UMKM sebelum kuota Sehati DIY ditutup akhir Mei 2026.
PBB mendesak investigasi independen atas dugaan penyiksaan dan kematian tahanan Palestina di pusat penahanan Israel.
Persib Bandung semakin dekat dengan gelar juara Super League 2025/2026 usai menang dramatis 2-1 atas PSM Makassar di Parepare.
Simak jadwal terbaru KRL Jogja-Solo Senin 18 Mei 2026 dari Stasiun Yogyakarta sampai Palur. Tarif tetap Rp8.000 sekali jalan.