Terdampak Tol Jogja-Solo, SDN Nglarang Segera Dibangun Ulang
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Animo pendaftaran Kelas Khusus Olahraga (KKO) di Sleman pada 2023 kembali membeludak. Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman masih mempelajari kemungkinan penambahan kelas khusus olahraga di Sleman.
Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana mengakui bahwa saat ini sama seperti tahun sebelumnya, KKO di Sleman dibuka di tiga sekolah, yakni SMP 3 Sleman, SMP 2 Tempel, dan SMP 1 Kalasan. Di ketiga sekolah tersebut masing-masing membuka satu rombongan belajar (rombel) setiap tahunnya.
"KKO kami tetap sama seperti tahun-tahun kemarin. Ada tiga SMP penyelenggara KKO dan masing-masing sekolah menerima satu rombel untuk KKO dengan jumlah siswa 32," kata dia, Kamis (15/6/2023).
Dibuka jauh lebih awal dibanding kelas reguler, Ery menyebut animo calon perserta didik pada KKO tahun ini kian bertambah. "PPDB KKO sudah, KKO sudah selesai pekan yang lalu karena awal untuk kelas olahraga," ujarnya.
BACA JUGA: Empat SMP di Gunungkidul Buka Kelas Khusus Olahraga, Peminatnya Membludak
Tingginya minat pendaftar pada kelas ini lantaran banyak masyarakat yang mulai melirik prestasi non-akademik seperti olahraga, di luar prestasi akademik. "Animo KKO itu semakin lama semakin bertambah. Masyarakat banyak yang sudah pengin prestasi non-akademik di bidang olahraga itu yang mereka punya pengin sekolah di KKO," tegasnya.
Sayangnya tak semua peserta didik dapat tertampung pada kelas ini. Daya tampungnya yang terbatas, membuat sebagian pendaftar tidak mendapatkan tempat pada KKO.
"Karena daya tampung kita sangat terbatas, ya yang tidak bisa diterima di KKO kita minta untuk ikut yang reguler. Toh nanti di sekolah itu juga ada pembinaan olahraga seperti itu," tuturnya.
Selama ini Disdik Sleman belum menambah jumlah sekolah KKO karena izin KKO yang berasal dari pusat. "Jadi adanya KKO memang dulu izinnya dari pusat. Kami belum mengajukan izin tambahan itu. Manti sambil lihat-lihat perkembangan kami ingin menanyakan regulasinya dari pusat seperti apa," ungkapnya.
Mengingat animonya yang terus meningkat, Ery tidak menutup kemungkinan jumlah KKO di Sleman bakal ditambah. Tentunya, bila aturan penambahan KKO diperbolehkan. "Kalau memang itu aturannya diperbolehkan tidak menutup kemungkinan karena animonya semakin banyak," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Relokasi SDN Nglarang Sleman mulai bergerak. Pembangunan gedung baru ditargetkan mulai Mei 2026 akibat proyek Tol Jogja-Solo.
AHY memastikan penyesuaian tarif tiket pesawat dilakukan terukur di tengah kenaikan harga energi dunia akibat konflik Timur Tengah.
Mario Suryo Aji turun ke posisi 24 klasemen Moto2 2026 setelah absen di Catalunya akibat cedera. Manuel Gonzalez kukuh di puncak.
Pelajar asal Ngampilan tewas dibacok dalam aksi klitih di Kotabaru Jogja setelah diduga dikejar pelaku dari Jalan Magelang.
Wali Kota Solo Respati Ardi mengevaluasi petugas keamanan Stadion Manahan setelah kasus hilangnya sepeda Polygon viral di media sosial.
Polres Jayawijaya mencatat 24 korban tenggelam akibat jembatan gantung Wouma putus di Wamena berhasil dievakuasi tim gabungan.