Proyel Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 Capai 86 Persen, Masuk Tahap Cor Beton
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Sekolah, PPDB - Ilustrasi Freepik
Harianjogja.com, SLEMAN—Animo pendaftaran Kelas Khusus Olahraga (KKO) di Sleman pada 2023 kembali membeludak. Dinas Pendidikan (Disdik) Sleman masih mempelajari kemungkinan penambahan kelas khusus olahraga di Sleman.
Kepala Disdik Sleman, Ery Widaryana mengakui bahwa saat ini sama seperti tahun sebelumnya, KKO di Sleman dibuka di tiga sekolah, yakni SMP 3 Sleman, SMP 2 Tempel, dan SMP 1 Kalasan. Di ketiga sekolah tersebut masing-masing membuka satu rombongan belajar (rombel) setiap tahunnya.
"KKO kami tetap sama seperti tahun-tahun kemarin. Ada tiga SMP penyelenggara KKO dan masing-masing sekolah menerima satu rombel untuk KKO dengan jumlah siswa 32," kata dia, Kamis (15/6/2023).
Dibuka jauh lebih awal dibanding kelas reguler, Ery menyebut animo calon perserta didik pada KKO tahun ini kian bertambah. "PPDB KKO sudah, KKO sudah selesai pekan yang lalu karena awal untuk kelas olahraga," ujarnya.
BACA JUGA: Empat SMP di Gunungkidul Buka Kelas Khusus Olahraga, Peminatnya Membludak
Tingginya minat pendaftar pada kelas ini lantaran banyak masyarakat yang mulai melirik prestasi non-akademik seperti olahraga, di luar prestasi akademik. "Animo KKO itu semakin lama semakin bertambah. Masyarakat banyak yang sudah pengin prestasi non-akademik di bidang olahraga itu yang mereka punya pengin sekolah di KKO," tegasnya.
Sayangnya tak semua peserta didik dapat tertampung pada kelas ini. Daya tampungnya yang terbatas, membuat sebagian pendaftar tidak mendapatkan tempat pada KKO.
"Karena daya tampung kita sangat terbatas, ya yang tidak bisa diterima di KKO kita minta untuk ikut yang reguler. Toh nanti di sekolah itu juga ada pembinaan olahraga seperti itu," tuturnya.
Selama ini Disdik Sleman belum menambah jumlah sekolah KKO karena izin KKO yang berasal dari pusat. "Jadi adanya KKO memang dulu izinnya dari pusat. Kami belum mengajukan izin tambahan itu. Manti sambil lihat-lihat perkembangan kami ingin menanyakan regulasinya dari pusat seperti apa," ungkapnya.
Mengingat animonya yang terus meningkat, Ery tidak menutup kemungkinan jumlah KKO di Sleman bakal ditambah. Tentunya, bila aturan penambahan KKO diperbolehkan. "Kalau memang itu aturannya diperbolehkan tidak menutup kemungkinan karena animonya semakin banyak," tegasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Progres Tol Jogja-Solo Seksi 2.2 mencapai 86%. Pengerjaan kini memasuki tahap pengecoran rigid pavement di atas ring road utara Sleman.
Harga emas Antam naik jadi Rp2.655.000 per gram. Simak daftar lengkap harga emas UBS dan Galeri24 terbaru hari ini.
Harga cabai rawit merah mencapai Rp59.850 per kg menurut PIHPS. Simak daftar lengkap harga pangan terbaru, mulai beras, telur hingga daging.
Febrie Adriansyah mundur dari jabatan Jampidsus dan suratnya diterima Jaksa Agung. Kasus penggeledahan rumah di Sentul masih didalami polisi.
Spanyol melaju ke semifinal Piala Dunia 2026 usai menaklukkan Belgia 2-1. Gol Mikel Merino di menit akhir jadi penentu kemenangan dramatis.
Redaksi Harian Jogja kembali menghadirkan rangkuman Top Ten News edisi Sabtu (11/7/2026) yang merangkum berbagai isu paling hangat dan strategis.