Ingat! Sertifikat Lomba Bisa Tak Diakui Saat Daftar SPMB 2026
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
Penampilan seni ABK di Taman Budaya. /Harian Jogja-Abdul Hamid Razak
Harianjogja.com, KULONPROGO--Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Kulonprogo mengimbau agar para sekolah dan guru mulai dari jenjang SD sampai SMP memperhatikan dan melayani anak berkebutuhan khusus (ABK).
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kulonprogo, Arif Prastowo mengatakan imbauan kepada para guru tersebut telah diberikan melalui bimbingan teknis yang diadakan setiap tahun.
“Kami setiap tahun mengadakan semacam bimbingan teknis untuk guru-guru SD dan SMP. Tujuannya agar bisa memfasilitasi pelajar berkebutuhan khusus secara lebih baik. Sasarannya juga berbeda-beda. Jadi sudah lebih dari sekadar imbauan,” kata Arif dihubungi pada Sabtu (17/6/2023).
BACA JUGA : Tak Boleh Menolak Layani Siswa ABK, Guru Diberi Pelatihan
Anak berkebutuhan khusus menurut Arif memiliki kemampuan yang berbeda-beda, anak yang memiliki kelebihan bidang seni maupun di bidang akademis. Dia memberi contoh seorang pelajar di Sekolah Dasar Kutogiri, Padukuhan Parakan, Kalurahan Sidomulyo, Pengasih, Kulonprogo.
Pelajar yang sempat ramai dibicarakan di media sosial karena tinggal terisolasi di dalam hutan tersebut, menurut Arif justru lebih menonjol dalam bidang seni dibandingkan dengan akademis.
“Pelajar tersebut merupakan anak berkebutuhan khusus. Dia kan tinggal jauh dari permukiman. Dengan begitu jarang bergaul dengan teman sebayanya. Sosialisasinya terbatas lah. Paling hanya bersosialisasi ketika di sekolah, sedangkan di rumah tidak punya teman,” katanya.
BACA JUGA : Pendidikan ABK Butuh Dukungan Semua Pihak
Minimnya sosialisasi dengan orang, menurut Arif akan menghambat seseorang untuk belajar pengetahuan secara lebih luas. Apabila seorang guru dapat mendeteksi kemampuan khusus dalam diri pelajar, maka kata Arif kemampuan tersebut dapat dikembangkan dengan maksimal.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disdik Sleman temukan banyak sertifikat lomba belum dikurasi Puspresnas. Ini bisa gagalkan jalur prestasi SPMB 2026.
iPhone 17 pimpin pasar global Q1 2026, Apple kuasai 3 besar, Samsung dan Xiaomi bertahan di segmen entry level.
Polres Kulonprogo petakan 30 geng pelajar untuk cegah kejahatan jalanan. Simak langkah preventif Pemkab dan kepolisian di sini.
FIB Bronze Jogja 2026 jadi ajang penting pembinaan padel Indonesia menuju Kualifikasi Piala Dunia dan Asian Games.
BNI ini salah satu bank nasional dengan jaringan internasional yang cukup besar. Kami menjadi penghubung antara dunia internasional dengan Indonesia, baik inbou
Jogja Run D-City 2026 meriahkan Jogja. Tiket peserta disalurkan untuk beasiswa, hadiah hingga Rp25 juta dan hiburan spektakuler.