Identitas 11 Bayi di Pakem Sleman Masih Ditelusuri
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Tangki milik BPBD Gunungkidul pada saat menyalurkan bantuan air bersih ke salah satu bak penampungan air yang dimiliki warga Dusun Sumber, Planjan, Saptosari. Kamis (18/5/2023)./Istimewa-BPBD Gunungkidul
Harianjogja.com, KULONPROGO—Permintaan pengedropan air bersih di Kabupaten Kulonprogo terus bertambah. Beberapa hari yang lalu, BPBD menerima permintaan dropping air dari tiga keluarga di Kalurahan Margosari, Pengasih, Kulonprogo.
Kepala Pelaksana BPBD Kulonprogo, Joko Satya Agus Nahrowi mengatakan bahwa akan semakin banyak warga yang meminta pengedropan air bersih. Padahal kemarau kali ini dapat lebih lama dan kering.
“Air yang kami berikan itu paling tidak akan habis dalam rentang satu minggu. Kemungkinan besar tiga keluarga itu akan minta dropping air lagi,” kata Nahrowi, Selasa (20/6/2023).
Nahrowi menambahkan sekolah dasar di Kalurahan Purwosari, Girimulyo yang sebelumnya meminta dropping air sebesar 3.000 liter atau satu tangki dari BPBD dan dua tangki dari PDAM juga meminta lagi dua minggu setelahnya.
“Kalau di Sidoharjo, Samigaluh itu beberapa titik sudah kami bor bekerja sama dengan DPUPKP. Sudah sedalam 100 meter tapi tidak keluar air,” katanya.
Tegas dia, akan ada sekitar 105.000 keluarga yang akan kesulitan mengakses air bersih di wilayah Kulonprogo pada kemarau 2023. “Kami mendasarkan pada permintaan dropping air bersih pada 2018. Ketika itu ada 70 persen warga dari satu Kulonprogo meminta air. Nah, sekarang mirip bahkan bisa lebih dari itu,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Identitas 11 bayi yang ditemukan di Pakem Sleman masih ditelusuri Pemkab Sleman untuk penerbitan dokumen resmi dan asal-usul bayi.
Penjualan hewan kurban di Bantul jelang Iduladha tidak merata, sebagian naik tajam, sebagian turun meski harga meningkat.
Nilai Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Jawa Tengah pada 2025 mencapai 86,72 atau mengalami peningakatan 0,88 dibandingkan tahun sebelumnya.
Gelombang gugur massal landa wakil Indonesia di 16 besar Malaysia Masters 2026. Jonatan Christie (jojo) jadi satu-satunya harapan tersisa di perempat final.
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa konfirmasi batal berangkat haji 2026 bersama keluarga. Tegaskan bukan karena perintah Presiden Prabowo.
Duta Besar Belanda Marc Gerritsen sangat terkesan dengan pengalaman bersepeda menyusuri pedesaan di sekitar Candi Prambanan Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.