Sawit Hadapi Tantangan Produktivitas dan Kebijakan
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Little Tokyo (Litto)./Instagram
Harianjogja.com, BANTUL—Okupansi atau tingkat hunian hotel di Bantul meningkat drastis sampai di angka 80% selama libur dan cuti Hari Raya Iduladha 1444 Hijriah. Peningkatan okupansi ini karena hotel-hotel di Jogja penuh.
“Peningkatan okupansi cukup drastis mulai dari semalam langsung mencapai 80 persen. Padahal paginya masih 10 persen,” kata Manajer Housekeeping Ros In Bantul, Rony Dewanto, Jumat (30/6/2023).
Rony mengaku tidak tahu pasti peningkatan taam okupansi ini. Namun, dari keterangan sejumlah penginap mereka mengaku kehabisan kamar di wilayah Jogja sehingga diarahkan ke hotel di Bantul.
BACA JUGA: Mencicipi Tahu Baxo Spesial dari The Atrium Hotel and Resort
Dia memprediksi peningkatan okupansi hotel ini akan berlangsung sampai 2 Juli 2023 mendatang. Total ada 80 kamar yang ada di Hotel Ros In. Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan pihak Hotel Ros In kecuali mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) pelayanan. “Kami melayani dengan layanan terbaik aja,” ujarnya.
Sementara itu sebagian besar tamu Hotel Ros In, diakui Rony menggunakan kendaraan pribadi dari luar kota. Namun, ada juga yang menggunakan kendaraan sewaan. “Sebagian besar menggunakan kendaraan pelat nomor luar kota,” katanya.
Adapun destinasi yang dituju sebagian masih area pantai baik pantai di Gunungkidul maupun pantai di Bantul.
Senada, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bantul, Yohanes Hendra Dwi Utomo. Dia mengatakan selama libur dan cuti lebaran Iduladha 2023 ini okupansi hotel di Bantul di angka 80-85%, termasuk di hotel dan restoran Little Tokyo (Litto) di Kapanewon Dlingo dari 18 kamar sudah terisi 80%. “Prediksi hotel ramai sampai tanggal 2 Juli mendatang,” katanya.
Sementara destinasi yang dituju para penginap hotel masih didominasi pantai dengan menggunakan kendaraan pribadi dan sewaan. Selain itu Hendra juga melihat banyak kendaraan bus wisatawan yang hilir mudik di destiansi wisata di Dlingo dan Pantai Parangtritis.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Industri sawit membutuhkan kebijakan yang memperhatikan kepentingan seluruh pemangku kepentingan, termasuk perusahaan, negara, petani, dan masyarakat,"
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Jadwal KRL Jogja-Solo Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 15 perjalanan. Simak waktu berangkat, rute, stasiun, dan tarif Rp8.000.
Jadwal KRL Solo-Jogja Minggu 25 Oktober 2026 tersedia 12 perjalanan. Simak jadwal Palur, Klaten, Lempuyangan hingga Jogja.
Juan Martínez Munuera ditunjuk memimpin El Clasico Barcelona vs Real Madrid. Simak rekam jejak, kontroversi, dan catatan kedua tim.
Kongo memulai uji klinis TUMAINI untuk menguji kandidat vaksin Ebola Bundibugyo. WHO mencatat 9.552 kasus terkonfirmasi per 21 Oktober 2026.