Kementerian Komdigi Berdayakan Duta Damai BNPT Jadi Penyuluh Informasi
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
Suasana Pantai Parangtritis dipenuhi para wisatawan. / dok/Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Pantai Parangtritis di Kabupaten Bantul masih menjadi favorit wisatawan untuk menikmati liburan. Pada momen liburan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2023, Pantai Parangtritis dikunjungi ribuan wisatawan dari berbagai daerah.
Dalam setengah hari saja Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Induk Parangtritis mencatat ada 3.877 wisatawan mengunjungi Parangtritis dan sekitarnya. Jumlah tersebut baru tercatat mulai dari pukul 07.00 WIB sampai pukul 13.00 WIB.
“Jumlah ini dua kali lipat jika dibanding dengan hari biasa,” kata Koordinator TPR Induk Parangtritis, Rokhmad Ridwanto, Kamis (1/6/2023).
BACA JUGA: Wisata Yogyakarta, 3 Pantai di Gunungkidul Ini Punya Tebing yang Cantik
Rokhmad mengatakan untuk kunjungan hari biasa di Parangtritis kisaran 2.000-3.000 orang. Jumlah itu biasanya terhitung selama satu hari dari mulai pukul 07.00 WIB sampai pukul 18.00 WIB. Menurutnya momen libur Hari Lahir Pancasila ini terjadi peningkatan kunjungan wisatawan.
Kawasan Selatan
Sementara itu, Dinas Pariwisata Bantul memprediksi ada sekitar 40.000-45.000 wisatawan mengunjungi sejumlah objek wisata di Bantul selama long weekend atau libur panjang pekan ini, mulai dari tanggal 1-4 Juni 2023. Jumlah prediksi tersebut baru terhitung di destinasi yang dikelola Pemkab Bantul seperti di sepanjang pantai selatan, Goa Selarong, dan Goa Cerme.
Belum termasuk destinasi yang dikelola masyarakat seperti kawasan wisata di Mangunan dan sebagainya. Kasi Promosi dan Pelayanan Informasi, Dinas Pariwisata Bantul, Markus Purnomo Adi mengatakan prediksi tersebut tidak meleset jauh dari jumlah kunjungan wisatawan setiap akhir pekan di angka 30.000-35.000an.
Sebagai contoh, akhir pekan lalu jumlah wisatawan yang berkunjung ke objek wisata yang dikelola Pemkab Bantul sebanyak 33.188 orang dengan pendapatan asli daerah (PAD) Rp321,4 juta. Menurutnya, long weekend ini tidak bisa disamakan dengan libur panjang lainnya seperti Lebaran Idulfitri, Natal dan Tahun Baru.
BACA JUGA: Long Weekend di Jogja, Ada Kotabaru Selain Malioboro Lho
Sebab libur panjang pekan ini sebagian besar masyarakat masih ada aktivitas sehingga tidak leluasa seperti libur lainnya. “Misalnya PNS masih ada upacara Hari Lahir Pancasila di hari Kamis 1 Juni,” katanya, saat dihubungi Selasa (30/5/2023).
Selain itu mayoritas anak sekolah seperti SMP juga masih dalam suasana ujian kenaikan kelas sehingga mau berlibur juga belum leluasa. Pihaknya memprediksi kunjungan wisatawan pada long weekend ini akan terjadi pada Sabtu dan Minggu, karena Kamisnya masih ada aktivitas, dan Jumat juga hari yang pendek karena umat Islam melaksanakan ibadah salat Jumat.
“Kamis dan Jumat kemungkinan ada kunjungan wisatawan tapi tidak terlalu banyak. Banyaknya kemungkinan di hari Sabtu dan Minggu. Diprediksi ada kenaikan sedikit jika dibanding weekend biasanya, dari yang biasanya 30.000-35.000 menjadi sekitar 40.000-45.000 ribuan,” ucapnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
“Saat ini kita memiliki isu krusial, yakni kebijakan PP Tunas sebagai payung hukum perlindungan anak di ruang digital,”
Persebaya menang telak 5-0 atas Persik Kediri di laga penutup Super League. Bruno Moreira cetak dua gol, Bajol Ijo finis keempat.
Sebanyak 55% dapur MBG telah bersertifikat higienis. Ribuan lainnya masih proses, sementara 1.152 dapur sempat disetop sementara.
SPMB Sleman 2026 hanya membuka jalur afirmasi untuk pemegang KKM. Simak pembagian kuota dan syarat lengkapnya
BTS akan konser di Jakarta Desember 2026. Simak jadwal, harga tiket, dan cara beli presale hingga general sale.
Pemda DIY pastikan stok hewan kurban aman jelang Iduladha 1447 H, harga terkendali dan inflasi tetap stabil.