Proyek Jembatan Kewek Dimulai, Target Rampung Akhir 2026
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Suasana objek wisata Tebing Breksi saat libur Imlek pada Minggu (14/2/2021). /Harian Jogja-Dok
Harianjogja.com, SLEMAN—Sebanyak 30.111 wisatawan mengunjungi objek wisata Kaliurang dan Tebing Breksi selama libur panjang Iduladha 1444 hijriah. Tingginya wisatawan diperkirakan masih akan terus terjadi pada pekan ini karena masih libur sekolah.
Kepala Dinas Pariwisata Sleman, Ishadi Zayid, menjelaskan kunjungan wisatawan pada libur panjang yang dimulai sejak Rabu (28/6/20223) hingga Minggu (2/7/2023) tercatat cukup banyak. Di dua objek wisata yang dikelola Pemkab Sleman, Kaliurang dan Tebing Breksi, tercatat totalnya sebanyak 30.111 wisatawan yang berkunjung.
Di Kaliurang, rincian kunjungan wisatawan per hari meliputi Rabu sebanyak 2.264, Kamis, 2.512, Jumat 3.049, Sabtu 4.263, Minggu 4.021. “Untuk Tebing Breksi, Rabu 1.003, Kamis 1.644, Jumat 1.704, Sabtu 3.893, Minggu 5.758,” ujarnya, Senin (3/7/2023).
Sabtu dan Minggu (1-2/7/2023) merupakan puncak tertinggi kunjungan wisatawan di kedua objek wisata tersebut. Meski demikian, ramainya wisatawan diperkirakan masih akan terjadi pada pekan ini, karena adanya libur sekolah. “Pekan ini masih, karena libur sekolah,” katanya.
Baca juga: ORI DIY Datangi SMKN 3 Jogja soal Dugaan Jual Beli Seragam, Begini Hasilnya
Tingginya kunjungan wisata ini diharapkan dapat menutup kekurangan kunjungan wisata yang tidak mencapai target pada libur Lebaran Idulfitri lalu. Waktu itu Dinas Pariwisata Sleman menargetkan kunjungan mencapai 1 juta wisatawan, namun yang terealisasi tidak sampai setengahnya.
Tahun ini, Dinas Pariwisata Sleman menargetkan sebanyak 7 juta wisatawan sepanjang tahun. Hingga bulan Juli ini, tercatat sudah ada sebanyak 3.651.000 wisatawan yang berkunjung. “Harapannya libur panjang dan libur sekolah ini bisa menutup kekurangan untuk target tahun ini,” katanya.
Tingginya kunjungan wisata juga terlihat dari sisi okupansi hotel. Sebelumnya, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sleman, Joko Paromo, mengatakan selama libur panjang Iduladha 1444 hijriah, tingkat okupansi hotel di Sleman rata-rata mencapai 70%-75%.
Angka kunjungan wisatawan tersebut merata hampir di semua hotel di Sleman, dari hotel non bintang hingga bintang lima. Lama tinggal tamu hotel juga cukup lama, yakni berkisar dua sampai tiga malam. “Kebanyakan last minute booking, Minggu baru check out,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PJN DIY resmi mulai penggantian Jembatan Kewek Jogja senilai Rp19 miliar. Cek spesifikasi struktur girder baru dan target rampung Desember 2026.
Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026 lewat gol Ragnar Oratmangoen dan Ole Romeny.
Polri menangkap buron judi online FP di Thailand dan memulangkannya ke Indonesia. Kasus ini terkait tiga situs dengan transaksi Rp1 triliun.
Changan Nevo Q05 hadir dengan teknologi pintar, fitur keselamatan, motor listrik 120 kW, serta harga mulai Rp339 juta.
Pemkab Kulonprogo dan Bank BPD DIY digitalisasi retribusi wisata, pasar, dan parkir untuk memperkuat PAD dan transparansi transaksi.
Kantor imigrasi baru direncanakan hadir di Gunungkidul pada 2027. Pemkab menyiapkan lahan 2.000 meter persegi beserta gedung.