Jadwal Bus KSPN Malioboro-Parangtritis Senin 25 Mei, Tarif Rp12.000
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (25/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000
Konstruksi Tol Jogja Solo di wilayah Delanggu, Klaten, Jawa Tengah, Jumat (1/4/2022)./Istimewa
Harianjogja.com, JOGJA—PT Jogjasolo Marga Makmur (JMM) selaku pengelola Jalan Tol Jogja Solo menegaskan akan mengikuti arahan dari Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X terkait desain tol yang melewati garis imajiner Jogja. Oleh karena itu desain tol yang melintasi garis imajiner tepatnya di Kawasan Monjali akan dibangun at grade atau dengan sistem timbunan seperti jalan ekstiting.
Pada 2019 silam Gubernur DIY yang juga Raja Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat Sri Sultan HB X mengusulkan agar tol yang melintas di Kawasan Monjali agar dibangun tidak melayang atau at grade. Alasannya titik tersebut merupakan garis imajiner yang menghubungkan Gunung Merapi, Kraton Ngayogyakarta Hadiningrat, dan Pantai Selatan. Sultan tak mempersoalkan penggunaan sebagian ruas Ring Road untuk jalan tol demi menyelamatkan estetika garis imajiner Jogja.
BACA JUGA : Ini Alasan Tol Jogja Solo Tak Boleh Melayang di Atas
“Karena [kawasan Monjali] itu sumbu imajiner,” ujar dia di Kepatihan, Kamis 19 Desember 2019.
Terkait hal tersebut pengelola tol dan pemerintah pusat memastikan akan mematuhi usulan tersebut. Manager Humas PT Jogjasolo Marga Makmur Rachmat Jesiman menegaskan kawasan Monjali dipastikan tidak ada perubahan dan tetap akan dibangun at grade.
“Sampai saat ini masih tetap mengikuti arahan Ngarso Dalem [Sri Sultan HB X] bahwa di Kawasan sumbu imajiner itu at grade, rencana masih seperti itu,” katanya, Minggu (2/7/2023).
Bentuk desainnya sebelum dan sesudah titik sumbu imajiner tersebut akan dibangun at grade dengan jarak tertentu. “Kemungkinan sebelum naik ke elevated ada at grade di bawah, sebelum [konstruksi dibangun] naik [elevated],” ujarnya.
BACA JUGA : Sastrawan Jogja Bakal Bacakan Puisi Berbahasa Jawa
Adapun pada titik lain di sepanjang ruas Maguwo-Trihanggo secara umum akan dibangun elevated (melayang) sesuai perencanaan. Akan tetapi kepastian itu masih menunggu hasil kajian dari penyelidikan karakteristik tanah di sepanjang Ringroad Utara Sleman.
“Kemarin baru penyelidikan tanah untuk melihat kekuatan tanah yang di dekat Jombor dan sekitarnya. Masih dicek kestabilan tanah. Memang tergantung hasil itu tetapi untuk rencana kami tetap ke arah elevated, cuma masih melihat kestabilan tanahnya,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jadwal Bus KSPN Malioboro–Parangtritis Senin (25/5/2026) menjadi solusi wisata hemat dengan tarif Rp12.000
Enzo Maresca resmi ditunjuk sebagai pelatih baru Manchester City menggantikan Pep Guardiola dengan kontrak tiga tahun. Siap pimpin era baru The Citizens.
12 dampak kesehatan konsumsi santan berlebihan, mulai dari kolesterol hingga obesitas, serta cara aman menikmatinya.
Cek jadwal KRL Jogja–Solo dari Tugu ke Palur. Simak jam keberangkatan lengkap dan imbauan penumpang.
Persija Jakarta resmi berpisah dengan Mauricio Souza usai gagal juara Super League 2025/2026 dan mulai cari pelatih baru.
Jadwal lengkap KRL Solo–Jogja dari Palur hingga Tugu. Simak jam keberangkatan terbaru dan imbauan KAI.