Groundbreaking PSEL Jogja Ditarget Juni 2026
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Universitas Gadjah Mada - ist
Harianjogja.com, SLEMAN—Direktorat Pengabdian Kepada Masyarakat (DPKM) UGM membantah adanya perbuatan mesum yang dilakukan mahasiswa UGM di lokasi KKN. Hal ini diketahui setelah adanya investigasi yang digelar terkait kasus yang ramai diberitakan tersebut.
Direktur DKPM UGM, Rustamadji, menegaskan terkait pemberitaan yang telah beredar di berbagai media sosial tentang dugaan adanya perbuatan mesum di lokasi KKN hingga berimbas dipulangkannya mahasiswa yang bersangkutan tidak benar.
BACA JUGA: Diduga Kepergok Berbuat Tak Senonoh, Mahasiswa KKN UGM Dipulangkan
Ia mengatakan setelah isu tersebut muncul, pengelola KKN-PPM UGM telah bergerak cepat untuk menanggapi. ”Setelah dilakukan investigasi, dinyatakan bahwa kejadian tersebut tidak seperti yang diberitakan. Tidak ada mesum seperti yang ramai diberitakan,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Senin (3/7/2023) malam.
Hal ini menurutnya telah terkonfirmasi juga dari para mahasiswa KKN di tingkat subunit dan pihak terkait yang telah dimintai keterangan. Selain itu, ia juga memastikan tidak benar ada penolakan dan pemulangan unit KKN oleh warga di lokasi.
Saat ini proses penanganan sudah dilakukan. Ia berharapkan semua pihak dapat menyikapinya dengan bijaksana. “Saat ini Dosen Pembimbing Lapangan dan DPkM sedang memitigasi dampak dan terus konsolidasi untuk memastikan agar kondisi bisa pulih dengan baik,” katanya.
Dengan kondisi ini, KKN tetap dilanjutkan sesuai dengan rencana awal di lokasi tersebut, disertai dengan pengawasan dan perhatian serius. “DPkM mewakili UGM berterima kasih kepada kepala desa serta semua pihak terkait sehingga permasalahan tersebut telah selesai dengan baik,” katanya.
BACA JUGA: Tahun Ajaran Baru, Sleman Terapkan Lima Hari Sekolah
Saat dikonfirmasi melalui telfon, ia menuturkan kejadian yang dianggap sebagai perbuatan mesum tersebut terjadi sekitar enam hari yang lalu, di salah satu lokasi KKN di Purworejo, Jawa Tengah. Ia tidak menjelaskan detail bagaimana kejadian tersebut, namun memastikan tidak termasuk dalam perbuatan mesum.
“Tidak seperti mesum, [kejadiannya] di ruang tamu dan bu lurah masuk ke ruang dalam. Sangat singkat dan temanya solat di ruang lain, sehingga tidak semesum yang kita bayangkan. [mereka] Berduaan di situ,” kata dia.
Menanggapi hal ini, Ketua BEM KM UGM, Gielbran Muhammad Noor, mengatakan selain diberikan pembekalan mengenai teknis KKN, kampus juga perlu pembekalan mengenai etika dan adab berpendidikan kepada seluruh peserta KKN.
“Selain itu, perlu ada regulasi reward and punishment yang jelas tentang adab dan etika bermasyarakat. Tujuannya jelas, agar peserta KKN terbekali mengenai adab dan etika serta sadar betul konsekuensi melanggar itu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah pusat targetkan groundbreaking PSEL di Jogja dan empat wilayah lain Juni 2026. DLHK DIY tunggu pemenang lelang sambah jadi energi listrik untuk atasi
Lansia 74 tahun di Plumbungan, Sragen, ditemukan meninggal setelah dua hari rumahnya gelap. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan.
Bruno Guimaraes resmi bergabung dengan Arsenal dari Newcastle United dengan nilai transfer Rp1,8 triliun dan kontrak empat tahun.
BPS DIY menyebut Sensus Ekonomi 2026 telah mencapai 79% dan ditargetkan rampung akhir Agustus. Pendataan dilakukan dengan metode CAPI dan CAWI.
Polisi mengungkap pembunuhan pemilik toko HP di Ambarawa. Dua tersangka ditangkap setelah korban ditemukan tewas di Gubug, Grobogan.
Rumah Doa Bukit Rhema di Magelang dikenal sebagai Gereja Ayam. Di balik bentuk uniknya tersimpan kisah doa, keberagaman, dan cinta kasih.