Pengusaha Baju Muslim di Bantul Raup Omzet Rp1 Miliar dalam Sebulan
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Pasar Niten./Harian Jogja
Harianjogja.com, BANTUL—Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perdagangan, dan Perindustrian (DKUKMPP) Bantul tengah mengusulkan anggaran perbaikan atau renovasi sejumlah pasar rakyat atau pasar tradisional. Kebutuhan renovasi pasar tradisional di Bumi Projotamansari tersebut mencapai Rp1,8 miliar.
“Kebutuhan anggaran renovasi pasar rakyat ini Rp1.842.000.000. Ini baru usulan,” kata Kepala Bidang Sarana dan Prasarana DKUKMPP Bantul, Zona Paramitha, Kamis (6/7/2023).
Akan tetapi lantaran pengalokasian APBD 2023 sudah berjalan sehingga usulan anggaran perbaikan pasar rakyat akan dilakukan melalui pembahasan APBD Perubahan 2023. Jika tidak memungkinkan melalui anggaran perubahan, maka bisa diusulkan perbaikan pada tahun depan.
Lebih lanzut Zona menjelaskan renovasi pasar tersebut tersebar di 11 pasar tradisional, yakni Pasar Imogiri yang membutuhkan rehab selasar untuk difabel, rehab talang untuk persiapan SNI Pasar Imogiri.
BACA JUGA: 5 Kuliner Pasar Kranggan Dekat Tugu Jogja yang Tak Bikin Kantong Jebol
Kemudian Pasar Mangiran. Di pasar ini membutuhkan rehab kantor pasar karena hampir roboh atapnya. Lalu di Pasar Niten rehab talang dan kanopi lorong los pasar. Selanjutnya pengecatan pasar dan pintu gerbang di Pasar Piyungan.
Rehab drainase di Pasar Gumulan, rehab talang dan pekerjaan pengadaan air bersih di Pasar Dlingo, pembangunan gudang di Pasar Panasan, perbaikan talang los cagar budaya di Pasar Pleret, perbaikan atap dan talang Pasar Sorobayan. “Ada juga belanja mesin pemotong rumput pasar rakyat dan penambahan daya listrik di Pasar Jodog,” paparnya.
Terkait dengan kerusakan pasar rakyat ini, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul yang membidangi perdagangan melakukan pengecekan pada Rabu (5/7/2023) siang. Mereka menyaksikan langsung kerusakan sejumlah pasar rakyat.
“Kami sudah mengunjungi pasar rakyat, salah satunya Pasar Imogiri kemarin memang ada beberapa titik yang harus diperbaiki, seperti talang bocor dan juga di pasar ini membutuhkan akses untuk difabel apalagi Pasar Imogiri ini kan satu-satunya pasar yang ber-SNI,” kata Ketua Komisi B DPRD Bantul, Wildan Nafis.
Pihaknya mendukung sepenuhnya apa yang menjadi usulan anggaran perbaikan pasar rakyat dari DKUKMPP Bantul karena menurutnya perbaikan pasar itu penting agar tidak menganggu ekonomi di pasar rakyat. Wildan mengaku akan mengecek semua pasar rakyat yang menjadi usulan untuk diperbaiki.
Dia menilai berapa pun anggaran perbaikan akan didukung karena keberadaan pasar rakyat harus tetap dijaga meski sudah banyak persaingan pasar modern maupun pasar online. Justeru karena itu pasar rakyat harus bersaing sehingga butuh peningkatan dan perbaikan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pada April tahun ini, omzet usahanya bahkan menembus Rp1 miliar dalam satu bulan, sementara omzet rata-rata bulanannya mencapai puluhan hingga ratusan juta
Harga LPG non-subsidi di Kulonprogo naik sekitar Rp10 ribu per tabung, penjualan mulai menurun di sejumlah pangkalan.
Leo/Daniel naik peringkat BWF usai juara Thailand Open 2026, diikuti perubahan ranking atlet bulu tangkis Indonesia lainnya.
Van Gastel soroti laga tanpa penonton di Liga Indonesia, sambil menikmati musim perdana bersama PSIM Jogja.
Perencanaan dana kurban sejak dini membantu meringankan beban finansial dan membuat ibadah Iduladha lebih teratur dan tenang.
PT KAI Daop 4 Semarang tutup 6 perlintasan sebidang tidak dijaga sepanjang 2026. Langkah tegas diambil demi menekan angka kecelakaan di perlintasan sebidang.