Pemkab Bantul Berdayakan Warga Awasi Pembuangan Sampah Liar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Ilustrasi. /Antara
Harianjogja.com, BANTUL—Ombak tinggi menerjang Pantai Baru, Pandansimo, Kapanewon Srandakan, Kamis (6/7/2023). Akibatnya, air laut naik hingga permukaan sampai menerjang warung.
Tak cuma itu, gelombang yang cukup deras tersebut juga merusak perahu nelayan.
Sekretaris Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) Wilayah IV Bantul, Nugroho menyampaikan bahwa ombak tersebut terjadi sejak siang hari dan terjadi beberapa kali.
Berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) gelombang tersebut masih akan terus terjadi hingga Sabtu (8/7/2023).
“Tadi malam sekitar pukul 23.00 WIB, kondisi air mulai surut. Mungkin naik lagi besok lagi sampai Sabtu ada prediksi dari BMKG,” kata dia kepada Harianjogja.com, Kamis.
BACA JUGA: 4 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Parangtritis
Sebelumnya, kata dia, gelombang juga naik tetapi tidak sebesar hari ini.
Nugroho mengatakan tidak ada kerugian yang menyebabkan atas gelombang tersebut namun beberapa kapal mengalami kerusakan karena patah. “Enggak ada kerusakan warung. Kalau dari perahu ada satu yang patah, bahkan perahu sempat terpental ke utara” ujar dia.
Selama terjadi gelombang besar tersebut warga sudah mengantisipasi dengan mengamankan barang-barang berharga. Selain itu warga juga menyiapkan tembok dari batako yang disusun agar gelombang tidak menghantam warung.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Lima WNI dalam misi kemanusiaan Global Sumud Flotilla 2.0 dilaporkan ditahan Israel di perairan Siprus.
Jemaah haji asal Solo menjalani amputasi jempol kaki di Makkah akibat komplikasi diabetes saat ibadah haji 2026.
Harga minyak mentah Indonesia April 2026 melonjak menjadi 117,31 dolar AS per barel akibat konflik Timur Tengah dan Selat Hormuz.
Dewan Pers mendesak pemerintah Indonesia menempuh jalur diplomatik untuk membebaskan tiga jurnalis yang ditahan Israel.
Sri Wagiyati, pedagang asongan stadion di Jogja, menemukan keluarga baru lewat kedekatannya dengan suporter BCS, Brajamusti, dan Slemania.