Bayi Evakuasi di Sleman Alami Jaundice Kelainan Jantung dan Hernia
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Situasi Posko SAR Parangtritis setelah penyelamatan empat remaja terseret ombak, Sabtu (14/1/2023). /Istimewa.
Harianjogja.com, BANTUL—Empat pengunjung terseret ombak saat bermain air di kawasan Pantai Parangtritis, Bantul, Sabtu (14/1/2023). Beruntungnya tim SAR yang berada di lokasi kejadian dengan sigap memberikan pertolongan.
Keempat remaja tersebut merupakan wisatawan asal Sidoarjo. Mereka terseret ombak Pantai Parangtritis ketika bermain air di pinggiran pantai.
BACA JUGA : Wisatawan Asal Sidoarjo Terseret Ombak di Parangtritis
Koordinator SAR Satlinmas Wilayah III Parangtritis-Depok, Arief Nugraha, mengatakan rombongan asal Sidoarjo tersebut tiba di Pantai Parangtritis pada pukul 05.30 WIB, mereka langsung bermain air. Empat di antaranya adalah Dafa, Fasafa, Ozzi, dan Arfi yang juga turut bermain air, bahkan tidak disadari sempat mandi di area palung dan terbawa arus ke tengah.
“Tanpa disadari empat korban tersebut mandi di area palung lantas terseret arus ke tengah. Jadi ada jangka waktu 12 menit, baru setelah itu mereka terseret,” kata Arief dihubungi pada Sabtu, (14/1/2023).
Petugas yang berjaga kemudian langsung memberi pertolongan kepada keempat korban. Dengan kesigapan petugas keempatnya berhasil diselamatkan. Korban yang berhasil dievakuasi kemudian dibawa ke posko SAR Parangtritis untuk dilakukan observasi dan diberi penjelasan agar lebih berhati-hati ketika bermaina di Parangtritis.
BACA JUGA : 5 Wisatawan Terseret Ombak di Parangtritis
"Semuanya berumur 13 tahun kecuali Dafa yang berumur satu tahun lebih tua [14 tahun]," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Tiga bayi hasil evakuasi di Pakem, Sleman, jalani perawatan intensif di RSUD Sleman akibat kelainan jantung, hernia, dan jaundice. Simak penjelasan medis lengka
Primbon Jawa menyebut Minggu Wage menjadi hari pantangan bagi weton Kamis Legi dan Kamis Pahing untuk acara penting.
Tanggal 17 Mei diperingati sebagai Hari Buku Nasional, Hari Hipertensi Sedunia, dan Hari Telekomunikasi Sedunia. Berikut maknanya.
Beragam acara seru digelar di Jogja Minggu 17 Mei 2026, mulai wisata budaya, pameran seni, pesta buku hingga expo kendaraan listrik.
Simak daftar lengkap jalur Trans Jogja aktif beserta tarif terbaru dan sistem pembayaran nontunai di Yogyakarta.
Dengan cakupan rute yang menjangkau wilayah Sleman hingga kawasan barat Kota Jogja, operasional Bus DAMRI Jogja–YIA diharapkan dapat mendukung mobilitas penumpa