PSS Sleman Siap Hadapi Dewa United, Usung Misi Bangkit Usai 2 Kekalahan
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Pengemis - Ilustrasi/Bisnis
Aspek mentalitas menjadi penting, bagaimana membentuk mentalitas masyarakat yang giat bekerja. Bukan karakter yang malas bekerja dan bertumpu pada meminta-minta. Sayangnya, pembangunan karakter manusia yang giat bekerja ini dinilai Abe menjadi problem kebudayaan saat ini.
BACA JUGA: Fantastis, Pengemis di Malioboro Sepekan Bisa Dapat Rp27 Juta
"Membangun karakter manusia yang mau giat bekerja ini ya problem kebudayaan besar kita dan ini perlu pembentukan tata nilai, pembentukan karakter manusia yang juga bahkan ada rasa malu," tegasnya.
Pasalnya Abe beranggapan kegiatan mengemis merupakan tindakan orang yang tidak punya rasa malu. Mereka, para pengemis mengandalkan rasa iba, menjadikan usaha meminta-minta sebagai usaha manipulatif yang ternyata mereka sendiri bergelimang harta.
Bila diteliti lebih lanjut, Abe mengungkapkan ada pengemis yang membawa anak untuk meminta-minya. Namun acap kali ternyata anak yang dibawanya untuk mengemis bukan lah anaknya. Melainkan anak orang lain yang dipinjam untuk mengemis.
"Bahwa itu adalah kelompok-kelompok orang yang terorganisir untuk melakukan model menjadi pengemis, yang sebetulnya lalu memanfaatkan untuk bisa menggali keuntungan dari menjual rasa iba dari masyarakat. Organisasi ini tentu perlu ditelisik lebih lanjut, perlu kajian yang lebih komprehensif," tuturnya.
Di sisi lain, Abe juga menyinggung kesadaran masyarakat untuk tidak mudah memberikan uangnya dengan dalih rasa iba semata tanpa tahu latar belakang peminta-minta. Karena para pemberi tidak bisa tahu apakah para pengemis memang betul-betul membutuhkan atau tidak.
Sementara di daerah lainnya, lanjut Abe, ada pengemis yang menggunakan uangnya untuk menyewa jasa LC atau manusia silver yang menggunakan uangnya untuk menyewa jasa open BO.
BACA JUGA: Mengemis di Malioboro Jogja Bisa Dapat Rp2 Juta per Hari, Rp500.000 Saat Sepi
Sementara di lain pihak dari kacamata Abe ada banyak lembaga yang justru membutuhkan uluran tangan para dermawan namun luput atau justru jarang disambangi. "Atau misalnya justru menjadi mengangkat semacam menjadi foster parent, bapak angkat gitu, kenapa itu tidak dilakukan ketimbang hanya memberi secara acak setiap pengemis yang meminta-minta kepada kita," tegasnya.
Butuh sikap yang tegas untuk tidak memberi bantuan ke peminta-minta. "Butuh sikap yang tegas untuk menolak, tidak memberi pengemis-pengemis itu apalagi di jalanan," ungkapnya.
"Karena ya itu tadi kita hanya menjadi korban manipulatif apa yang dilakukan oleh organisasi bahkan mungkin pengemis yang terorganisir," tandasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman membidik poin saat menghadapi Dewa United yang belum terkalahkan di liga pada Minggu (20/9/2026) di Banten.
Tim Sparta Polresta Solo mengamankan tujuh muda-mudi yang mengonsumsi ciu sambil bernyanyi di Taman Kampus ISI Solo.
Pemkab Bantul menyiapkan survei berkala untuk mengevaluasi SPPG dan pelaksanaan MBG, termasuk jumlah, distribusi, kemasan, dan waktu konsumsi.
Bulog mengingatkan penerima tidak menjual beras bantuan pemerintah. Bantuan pangan Oktober-Desember 2026 juga direncanakan kembali disalurkan.
Mengenang konser Guruh Gipsy di Synchronize Fest 2025 yang menjadi penampilan pertama dan terakhir Guruh Sukarnoputra bersama personel asli.
Timnas Indonesia menang 2-0 atas Singapura di FIFA ASEAN Cup 2026. Garuda selanjutnya menghadapi Malaysia dan Bangladesh di Grup A.