Dinas Kebudayaan Bantul Angkat Sejarah Roro Oyi
Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul menggelar kegiatan internalisasi kesejarahan melalui pembinaan komunitas di Joglo Darmastuti, Kalurahan Girirejo, Imogiri
Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa
SLEMAN—Siapa yang belum pernah mendengar jargon koperasi sebagai soko guru perekonomian bangsa? Jargon ini sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945 yang menyatakan bahwa perekonomian nasional diselenggarakaan berdasar prinsip kebersamaan, efisiensi berkeadilan dan kesatuan ekonomi nasional.
"Semangat inilah yang digelorakan dalam Peringatan Hari Koperasi ke-76 pada tanggal 12 Juli 2023. Semangat koperasi adalah kehendak untuk mandiri, terbebas dari cengkeraman kapitalisme, dan mempertahankan harga diri. Cita-cita luhur koperasi adalah mencapai kesejahteraan bersama berazas kekeluargaan," ungkap Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa, Rabu (12/7/2023).
BACA JUGA: Wabup Sleman Siap Berkolaborasi dan Sukseskan Program Jogja Smart Provinces
Dijelaskan Danang, koperasi menjadi salah satu sektor keuangan yang berperan penting dalam mendorong percepatan pemulihan dan peningkatan perekonomian nasional. Selama tujuh dekade, koperasi dapat terus berperan dalam mewadahi ekonomi mikro untuk berkembang lebih baik dan berkualitas.
"Bapak Koperasi Indonesia, Mohammad Hatta bahkan sempat berkata bahwa satu-satunya jalan bagi rakyat untuk melepaskan diri dari kemiskinan ialah dengan memajukan koperasi di segala bidang," kata Danang.
Meski belakangan banyak anggapan negatif dan pesimis, sambung Danang, nyatanya koperasi tetap menjadi alternatif masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Pemkab Sleman melalui Dinas Koperasi dan UKM, katanya, berupaya untuk melakukan pendampingan kepada koperasi serta fasilitasi perizinan untuk memberikan akses usaha secara legal bagi pengembangan koperasi.
"Dengan demikian diharapkan anggota koperasi dapat melakukan transaksi dengan aman dan nyaman," harapnya.
Untuk memperkuat akses permodalam, sambung Danang, Pemkab Sleman juga memberikan Dana Penguatan Modal bagi koperasi dengan bunga 3% per tahun dan grass period 4 bulan. Selain itu juga peningkatan kualitas SDM melalui pelatihan bagi pengurus, pengawas dan pengelola koperasi secara berkelanjutan, baik yang berbasis kompetensi maupun pelatihan reguler.
Selain itu, katanya, Pemkab juga fasilitasi magang bagi warga miskin untuk mendapatkan pengalaman di koperasi dengan harapan menciptakan SDM handal di bidang koperasi serta meningkatkan taraf hidup warga miskin. Sesuai salah satu prinsip koperasi yaitu kerjasama antar koperasi, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Sleman juga melakukan fungsi sebagai colaborator, yang menjembatani usaha koperasi di sektor riil. Di antaranya Koperasi Kosudgama yang telah bekerjasama dengan Koperasi di RSUD Sleman dan RSA UGM untuk mengelola pertokoan.
Tahun ini, lanjutnya, Pemkab Sleman juga memfasilitasi koperasi susu untuk memperoleh program factory sharing atau rumah produksi bersama untuk para peternak susu sapi dan kambing di Kabupaten Sleman. Diharapkan dengan program ini dapat mentransformasi koperasi menjadi modern dan menjadi wadah bagi UMKM-UMKM di Kabupaten Sleman yang mengolah produk turunan susu sehingga dapat bersinergi di rumah produksi bersama ini.
"Kolaborasi-kolaborasi serupa juga sedang dibangun untuk menguatkan koperasi agar adaptif dan berkembang di era modern ini. Di Kabupaten Sleman, saat ini tercatat 418 koperasi yang telah berbadan hukum," paparnya.
Namun demikian, lanjut Danang, dari total angka tersebut, 12,9 % unit koperasi di Sleman tidak aktif. Koperasi di Sleman tercatat memiliki anggota sebanyak 229.831 orang dan total asset mencapai Rp1.287 T. Saat ini koperasi bahkan mampu menyerap 1.609 orang tenaga kerja dengan volume usaha mencapai Rp1,542 T.
Dengan berbagai upaya ini diharapkan dapat menempatkan koperasi sebagai pilihan masyarakat di tengah maraknya pinjaman online dan rentenir. Koperasi digadang sebagai penolong bagi anggotanya agar sejahtera dan maju bersama sehingga keberadaan koperasi menjadi tetap nyata, tanja, lan migunani bagi anggotanya.
"Selamat memperingati Hari Koperasi yang ke-76. Semoga para pelaku koperasi terus merawat ketulusan, jiwa pengabdian, serta semangat gotong-royong dan kekeluargaaan," ujar Danang. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kebudayaan Kabupaten Bantul menggelar kegiatan internalisasi kesejarahan melalui pembinaan komunitas di Joglo Darmastuti, Kalurahan Girirejo, Imogiri
Nelayan hilang akibat ombak di Pantai Baru Bantul ditemukan meninggal dunia. Tim SAR gabungan akhiri operasi pencarian.
Sony dikabarkan meluncurkan headphone premium WH-1000XX The ColleXion dengan desain mewah dan harga tinggi. Simak bocoran lengkapnya.
Harga rumah sekunder tetap naik di 11 kota meski rupiah melemah. Surakarta mencatat lonjakan tertinggi hingga 23,5%.
BPJS Ketenagakerjaan dan Kejati DIY memperkuat kerja sama hukum. Iuran pekerja Rp13,7 miliar berhasil dipulihkan hingga 2026.
Penipuan reservasi hotel di Jogja kembali marak lewat nomor palsu di Google Maps. PHRI DIY imbau wisatawan lebih waspada.