Pelintasan Liar Jalur KA di Jogja Masih Tersisa 14 Titik
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
Ilustrasi Kekeringan - Freepik
Harianjogja.com, JOGJA—Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DIY telah memetakan tiga kawasan rawan bencana kekeringan di DIY, yakni Kabupaten Sleman, Bantul, Kulonprogo, dan Gunungkidul.
Kabupaten Sleman ada Kapanewon Prambanan. Kemudian di Kulonprogo ada Kapanewon Pengasih, Kokap, Kapanewon Girimulyo, Nanggulan, Kapanewon, dan Kapanewon Samigaluh.
Kawasan rawan kekeringan di Kabupaten Bantul ada di Kapanewon Pajangan, Pandak, Sedayu, Piyungan, Kretek, Pundong. Imogiri dan Kapanewon Dlingo.
Sementara di kabupaten Gunungkidul ada di Kapanewon Panggang, Purwosari, Paliyan, Saptosari, Tepus, Tanjungsari, Rongkop, Girisubo, Semanu, Ponjong, Wonosari, dan Kapanewon Playen.
Diberitakan sebelumnya bahwa Dinas Sosial (Dinsos) DIY hingga saat ini belum menerima permintaan droping air untuk kabupaten di DIY. Meski begitu, Dinsos DIY telah menyiapkan cadangan 280 tangki air bersih bagi tiap kabupaten yang rawan kekeringan.
Baca juga: Percepat Koneksi, Kementerian PUPR Ambil Alih Perbaikan Jalan di Jawa Tengah
Kepala Dinsos DIY, Endang Patmintarsih menyampaikan belum mendapatkan permintaan droping air bersih dari 4 kabupaten di DIY.
“Kita bisa membantu ketika mereka [kabupaten] yang memang harus dibantu, kita menunggu [permintaan droping air]. Sekarang belum ada yang mengeluh, berarti masih dapat ditangani di wilayah masing-masing,” kata Endang, Senin (24/7/2023).
Meski belum ada permintaan droping air bersih karena kekeringan, Endang mengaku pihaknya telah menyiapkan 280 tangki air bersih yang masing-masing berisi 4.000 liter air bagi 4 kabupaten di DIY.
“Ini Juli [belum ada permintaan droping air], mungkin di Agustus meminta bantuan air, tapi provinsi, Dinas [Dinsos DIY] siap membantu bencana kekeringan,” katanya.
Kepala Bidang Penanganan Darurat, Lilik Andi Aryanto menyampaikan dalam menangani bencana kekeringan koordinasi dengan BPBD Kabupaten/Kota di DIY, BMKG, Dinsos DIY, Dinas PUP ESDM, dan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) DIY dilakukan.
“Stok bantuan air ada di Dinsos DIY, sehingga mekanismenya di Kabupaten/Kota. BPBD berkoordinasi dengan Dinsos Kabupaten/Kota dalam penyaluran bantuan air apabila dibutuhkan,” katanya.
Meski Dinsos DIY belum mendapatkan permintaan droping air bersih imbas bencana kekeringan, menurut Lilik, masyarakat tetap dimbau agar dapat menggunakan air bersih dengan baik. “Masyarakat dihimbau untuk bijak dalam mempergunakan air,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
KAI Daop 6 Jogja masih mencatat 14 pelintasan liar hingga Juli 2026. Delapan titik ditutup tahun ini, total 42 perlintasan ditutup sejak 2023.
DPKP DIY menyiapkan strategi menghadapi musim kemarau, mulai dari varietas padi tahan kekeringan hingga optimalisasi irigasi dan pompa air.
Bank Sampah Berlian 08 di Jogja memanfaatkan minyak jelantah sebagai bahan bakar pirolisis sampah plastik residu sehingga proses lebih cepat dan hemat.
Jadwal imsak, Subuh, dan Maghrib di DIY pada Kamis 30 Juli 2026 untuk puasa sunnah Kamis. Cek waktu sahur dan berbuka di sini.
Jadwal KRL Solo-Jogja Kamis 30 Juli 2026 lengkap dari Palur hingga Jogja. Simak 12 perjalanan dan tarif Commuter Line Rp8.000.
KPK mendalami penukaran 46.500 dolar Singapura yang diduga disiapkan Suhardiman Amby untuk Raja Juli Antoni dalam penyidikan kasus Kuansing.