Hantavirus Belum Ditemukan di Gunungkidul, Warga Tetap Diminta Waspada
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
Komandan Kodim 0730/GK Letkol Kav Anton Wahyudo (kanan) bersama dengan Wakil Bupati Gunungkidul Heri Susanto saat meresmikan bantuan sumur bor yang dibangun TNI AD di Dusun Klepu, Nglegi, Patuk. Selasa (25/7/2023)/Istimewa Humas Pemkab Gunungkidul
Harianjogja.com, GUNUNGKIDUL—TNI Angkatan Darat berkomitmen untuk membantu menyelesaikan masalah air bersih di Gunungkidul. Hal itu ditandai dengan pembangunan tiga sumur bor yang dilakukan di tahun ini.
Komandan Kodim 0730/GK, Letkol Kavaleri Anton Wahyudo mengatakan, pembangunan fasilitas air bersih di Gunungkidul bukan hal yang baru. Pasalnya hampir setiap tahun dilaksanakan program ini untuk membantu masyarakat guna mendapatkan kemudahan akses air bersih.
“Bantuan ini diberikan oleh Kepala Staf TNI AD, Jenderal Dudung Abdurachman. Bantuan tidak hanya di Gunungkidul, tapi juga di seluruh Indonesia,” kata Anton kepada wartawan, Selasa (25/7/2023).
Dia menjelaskan, untuk pembangunan air bersih dari sumur bor di Gunungkidul ada di tiga titik. Titik pertama berada di Dusun Klepu, Nglegi, Patuk. Sedangkan dua titik lainnya dibangun di Kapanewon Paliyan dan Girisubo.
Baca juga: Cek Biaya Kuliah Kampus Swasta dan Negeri di Jogja
Menurut Anton, pembangunan ini tidak hanya fasilitas sumur bor, tapi juga dilengkapi dengan bak penampungan. Untuk proses pembangunan di Kalurahan Nglegi, Patuk sudah jadi dan diresemikan.
“Titik sumur di Kapanewon Paliyan dan Girisubo masih dalam proses. Untuk fasilitasnya akan sama dengan yang dibangun di Kapanewon Patuk,” katanya.
Dia berharap bantuan sumur bor ini bisa memberikan manfaat bagi warga sekitar, khususnya untuk mendapatkan layanan air bersih. “Selain fasiltias layanan air bersih, kami juga berkomitmen membantu dalam upaya penanganan stunting dengan memberikan bantuan nutrisi berbentuk makanan tambahan,” katanya.
Wakil Bupati Gunungkidul, Heri Susanto mengucapkan terima kasih kepada TNI AD yang memberikan bantuan pembangunan instalasi air melalui sumur bor kepada masyarakat di tiga kapanewon di Gunungkidul. Menurut dia, sarana yang dibangun akan sangat membantu akses air bersih kepada warga sekitar.
“Bantuan tidak hanya melalui pembanguna sumur bor, tapi setiap tahun juga ada kegiatan TMMD yang membantu perbaikan infrastruktur di masyarakat. jadi, kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan selama ini,” katanya.
Hal tak jauh berbeda diungkapkan oleh Lurah Nglegi, Patuk, Wasdiyanta. Menurut dia, sumur bor yang dibangun oleh TNI AD akan meberikan manfaat bagi pelayanan air bersih di masyarakat. “Fasilitas ini akan kami gunakan sebaik-baiknya untuk kemasalahatan warga di Dusun Klepu,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dinas Kesehatan Gunungkidul memastikan belum ada kasus hantavirus, namun warga diminta menjaga kebersihan dan waspada penularan.
KPK mengawasi program Makan Bergizi Gratis agar bebas korupsi. Anggaran MBG 2026 mencapai Rp268 triliun dan jadi sorotan.
Kemeriahan Laki Code kemudian ditutup dengan special performance dari DJ Paws dan Los Pakualamos yang memukau dari panggung utama
UII mengecam penangkapan relawan dan jurnalis dalam misi Global Sumud Flotilla menuju Gaza, termasuk alumnus UII asal Indonesia.
Jadwal KA Bandara YIA menuju Stasiun Tugu Yogyakarta dan sebaliknya pada 20 Mei 2026, lengkap dari pagi hingga malam hari.
Lamine Yamal menargetkan rekor sebagai pemain Spanyol termuda yang mencetak hat-trick di Piala Dunia 2026 bersama La Roja.