Jadwal SIM Keliling Kulonprogo 11 Juli 2026, Ini Lokasinya
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Ketua Fraksi PKB DPRD DIY Aslam Ridlo (dua dari kanan) saat menyambut kepadatangan Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar di Stasiun Tugu Jogja, beberapa waktu lalu. Ist
Harianjogja.com, JOGJA—Ketua Fraksi PKB DPRD DIY Aslam Ridlo menilai Penutupan sementara Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Piyungan menjadi momentum Pemerintah Kabupaten/Kota hingga kalurahan untuk menyiapkan perangkat pemilahan sampah di wilayah DIY.
Aslam juga menyebut upaya persuasif kepada masyarakat sangat penting dilakukan oleh Pemkab/Pemkot terkait pengelolaan sampah. "Pemerintah Provinsi sudah menyediakan lahan-lahan tempat pembuangan sampah sementara imbas TPA Piyungan ditutup sementara. Ini adalah kesempatan bagi Pemkab, Pemkot dan Kalurahan untuk lebih aktif menyiapkan perangkat penampungan dan pengelolaan sampah," ujar Aslam, Sabtu (29/7/2023).
BACA JUGA: ASN Bantul Tidak Memilah Sampah Bisa Nggak Naik Pangkat, Bupati: Buat Contoh Masyarakat
Menurut Aslam, Pemda DIY sedang menyiapkan TPA Piyungan menjadi TPST yang lebih efektif dalam pengelolaannya. "Karena overload, TPA Piyungan sedang disiapkan menjadi TPST yang lebih efektif lagi pengelolaannya. Jadi harapannya nanti ketika TPST Piyungan sudah dapat digunakan, sampah-sampah yang datang dari berbagai tempat dapat dikelola dengan baik," ujar Aslam.
Aslam juga menilai penutupan sementara TPA Piyungan harus menjadi perhatian Pemerintah Kalurahan. Upaya pemberdayaan masyarakat dalam pengelolaan sampah menjadi Pekerjaan Rumah Tangga (PR) Pemdes. Dia menegaskan, masalah sampah menjadi tanggung jawab bersama, baik kesadaran pemerintah maupun masyarakat.
"Nah, ini juga menjadi momentum Pemerintah Kalurahan sebagai struktur pemerintahan terbawah dalam melakukan upaya-upaya pengelolaan sampah masyarakat. Itu kan bisa dilakukan melalui program pemberdayaan pengelolaan sampah. Misalnya, maksimalisasi bank-bank sampah yang ada, saya rasa itu akan jauh lebih efektif," katanya.
Fraksi PKB DPRD DIY juga telah mengajak Fraksi PKB se-DIY untuk melakukan koordinasi dengan Pemkab/Pemkot serta Pemerintah Kalurahan. "FPKB DPRD DIY telah mengajak FPKB DPRD se-DIY agar berkoordinasi dengan Pemkab/Pemkot. Khususnya Pemdes yang ada di dapil masing-masing agar membantu mengurai permasalahan sampah yang ada, agar ke depannya pengelolaan sampah lebih baik lagi melalui program pemberdayaan masyarakat," ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Polres Kulonprogo kembali menghadirkan layanan SIM keliling pada Juli 2026 untuk memudahkan masyarakat memperpanjang Surat Izin Mengemudi (SIM).
Simak rekomendasi AI terbaik untuk bisnis, mulai ChatGPT, Claude, Copilot, Perplexity AI hingga Jasper AI sesuai kebutuhan kerja.
Pemkab Gunungkidul menyiapkan strategi bertahap mengatasi monyet ekor panjang yang merusak lahan pertanian, termasuk menggandeng UGM.
Presiden Prabowo Subianto menyebut Indonesia berpeluang menjadi ekonomi terbesar keempat dunia dalam 25 tahun mendatang.
Pemda DIY mengantisipasi dampak El Nino dengan memastikan stok pangan, pengelolaan air, dan mitigasi kekeringan di wilayah rawan.
Penyempurnaan Suzuki Xl7 Resmi Meluncur, Makin Tegas Dengan Fitur Bermakna