Jembatan Tua Kewek Dibongkar Mei, Diganti Struktur Baru
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Pasar Condongcatur ditutup dan diberi peringatan dilarang membuang sampah, Senin (31/7/2023)/Harian Jogja-Lugas Subarkah
Harianjogja.com, SLEMAN—Selama penutupan TPST Piyungan atau TPA Piyungan, sampah pasar dikelola oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sleman agar tidak menimbulkan tumpukan dan kondisi kotor di sekitar pasar. Warga pasar juga diminta meminimalkan produksi sampah.
Sekretaris Disperindag Sleman, Tina Hastanti menjelaskan jajarannya sudah berkoordinasi dengan semua Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pelayanan Pasar untuk bersama-sama meminimalkan timbulan sampah.
“Yang kami lakukan yakni menyosialisasi kepada pedagang untuk memilah dan meminimalkan timbulan sampah. Selain itu, ada koordinasi dengan warga sekitar untuk tidak membuang sampah di pasar dan meningkatkan pengamanan di pasar agar tidak menjadi sasaran pembuangan sampah dari luar pasar,” ujarnya, Senin (31/7/2023).
Disperindag Sleman juga bekerjasama dengan peternak di sekitar pasar yang membutuhkan sampah organik atau rompesan untuk pakan ternak. Ia mengklaim sampah dari pasar sudah melalui empat tahapan proses pengelolaan sampah.
BACA JUGA: BUMDes di Kulonprogo Manfaatkan Tanah Kas Desa untuk Rest Area
“Pertama, pemilahan sampah dari sumber sampah. Kedua, pemilahan rompesan dan sampah yang bisa dimanfaatkan sebagai pakan ternak ikan, sapi, ayam, dan lain-lain, Ketiga pemilahan sampah anorganik yang bisa didaur ulang di bank sampah, dan Keempat, sampah sisa dari tiga tahapan itu,” katanya.
Saat ini, sampah sisa masih berada di masing-masing pasar sambil menunggu instruksi lebih lanjut. “Kami juga membentuk tim penanganan sampah pasar dengan personel yang sudah ditunjuk dari masing-masing pasar,” katanya.
Untuk mendukung hal ini, jajarannya mengoptimalkan peran petugas keamanan dan kebersihan di masing-masing pasar. “Kami juga menjalin komunikasi dengan paguyuban pedagang pasar termasuk kru truk untuk ikut melaksanakan pengamanan pasar,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Jembatan Kewek Jogja steril kendaraan, bongkar total Rp19 miliar APBN mulai April 2026. Struktur girder baru 30m, warga alih jalur Abu Bakar Ali untung pedagang
AQUA resmi bubar setelah 30 tahun berkarier, menutup era musik pop dunia dengan warisan lagu “Barbie Girl”.
Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Daerah Istimewa Yogyakarta terus berkomitmen untuk mendekatkan sarana pelayanan kepada masyarakat luas.
Chery dan BYD mengkaji potensi kenaikan harga mobil di Indonesia akibat pelemahan rupiah dan tekanan biaya produksi.
Panduan membaca hasil TKA Kemendikdasmen agar peserta didik memahami makna skor dan kategori penilaian akademik.
Dinas Kebudayaan (Disbud) Bantul kembali menggelar kegiatan Internalisasi Kesejarahan melalui Pembinaan Komunitas.