PSS Sleman Kalah Dramatis di Final, Rekor Kandang Akhirnya Pecah
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Pekerjaan borepile dan box underpass (BUP) tol Jogja-Bawen di beberapa titik seperti di Kapanewon Mlati, Seyegan, Tempel./Istimewa
Harianjogja.com, SLEMAN—Surat palilah yang menjadi izin pembangunan proyek jalan tol di ruas tol Jogja-Bawen telah diterbitkan. Informasi ini disampaikan langsung oleh Menteri Perkerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono saat kunjungannya ke Fakuktas Teknik UGM.
Menteri Basuki menyatakan bila surat palilah untuk tanah yang digunakan dalam proyek tol Jogja-Bawen telah keluar. "Sudah palilah. Palilah menurut Adhi Karya sudah diproses. Sudah ada persetujuan dari Ngarso Dalem," ujarnya, ditemui di Fakultas Teknis UGM, Kamis (3/8/2023).
Terbitnya surat ini membuat pembangunan proyek tol di atas tanah karakteristik khusus bisa dilakukan. Palilah merupakan surat izin pemanfaatan tanah kasultanan dan kadipaten yang dalam konteks ini akan digunakan untuk pembangunan tol Jogja-Bawen.
Deputy Project Director PT. Adhi Karya, Brian Rino yang menangani proyek tol Jogja-Bawen seksi I Junction Sleman-Banyurejo menerangkan ada surat palilah yang telah diterbitkan untuk digunakan dalam pembangunan tol Jogja-Bawen. Kendati demikian pada pertengahan Juli lalu Brian menyebutkan bila belum semua palilah turun.
BACA JUGA: Kabar Terbaru Proyek Tol Jogja-Bawen, Simak di Sini
Proses pengurusan palilah lainnya menurut informasi yang diterima Brian tengah diproses lebih lanjut. Keberadaan palilah ini membuat proyek pembangunan tol di atas tanah Sultan bisa segera dilakukan. Dia menambahkan beberapa tanah yang dilintasi tol Jogja-Bawen merupakan tanah kas desa untuk lahan pertanian. "Betul, kan tanah di situ rata-rata kalau TKD sebenarnya tanah pertanian. Kemudian dari palilah tersebut sudah bisa mulai dilakukan konstruksi," kata dia.
Ikhwal isinya, Brian menyebut bahwa salah satu poin dalam palilah yang diterbitkan berisi tentang bisa dilakukannya pengerjaan konstruksi di tanah tersebut. "Memang palilah konstruksi. Karena nanti ada palilah yang berikutnya itu dengan BPJT tapi bukan dengan kami," jelasnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
PSS Sleman gagal juara usai kalah adu penalti dari Garudayaksa. Rekor kandang pecah, fokus jadi evaluasi utama.
Gunungkidul perketat pengawasan hewan kurban 2026 dengan 120 petugas dan pemeriksaan SKKH di pasar hewan.
BPBD Bantul siapkan Rp20 juta untuk antisipasi El Nino. Potensi kekeringan dan kebakaran mulai dipetakan sejak dini.
Prabowo kunjungi Museum Marsinah Nganjuk, soroti sejarah buruh Indonesia dan perjuangan hak pekerja serta penghormatan pahlawan nasional.
BNNP DIY perkuat pencegahan narkoba dengan kearifan lokal dan sinergi masyarakat untuk wujudkan Yogyakarta bersih narkoba.
Kompetisi 76 Indonesian Downhill 2026 hadir lebih ekstrem di Bantul. Trek baru lebih curam, cepat, dan menantang rider elite.