Kuliah Gratis di PTN, Dosen Unisa Usul Skema Berkeadilan untuk PTS
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Suasana rekonstruksi kasus mutilasi yang dilakukan di indekos pelaku di Krapyak, Triharjo pada Selasa (8/8/2023). /Harian Jogja-Catur Dwi Janati.
Harianjogja.com,SLEMAN—Pelaku mutilasi Waliyin, 28, dan Ridduan,39, sempat memperagakan cara mereka membuang potongan tubuh korban dalam proses rekonstruksi. Kedua pelaku membuang potongan tubuh korban ke dalam lintas tas plastik. Korban tersebut adalah Redho Tri Agustian yang merupakan mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY).
Dirreskrimum Polda DIY, Kombes Pol FX. Endriadi mengungkapkan dari hasil rekonstruksi diketahui korban dimutilasi di dalam kamar. Potongan tubuh korban diangkut menggunakan sepeda motor sebelum akhirnya disebar ke beberapa lokasi.
BACA JUGA : Rekonstruksi Mutilasi Mahasiswa di Sleman, Pelaku Peragakan 49 Adegan
"Hasil peristiwa rekonstruksi tadi demikian, jadi [korban] dipotong di dalam [korban], di mutilasi di dalam kemudian dibawa ke motor, kemudian disebar oleh pelaku," terangnya pada Selasa (8/8/2023) di lokasi rekonstruksi kasus mutilasi.
Pelaku menaruh jasad korban ke dalam lima tas plastik. Dalam rekonstruksi pelaku sempat memperagakan adegan memegangi tas kresek plastik berwarna hitam yang diduga merupakan potongan tubuh korban. "Di plastik, hanya di lima plastik" kata dia.
Sebelumnya diketahui, pelaku sempat membuang potongan tubuh korban ke sejumlah titik. Kepala korban dikubur di dekat Sungai Krasak, Merdikorejo, Tempel. Potongan tubuh korban juga ditemukan di Kali Nyo, Bangunkerto, Turi.
Kemudian potongan tubuh lainnya serta pakaian dan sandal milik korban ditemukan di Kali Nyamplung, Jlegongan, Margorejo, Tempel. Potongan lainnya juga ditemukan di Sungai Nglinting perbatasan Lumbungrejo-Merdikerejo. Selanjutnya ponsel milik korban ditemukan di Ngebong, Margorejo, Tempel.
BACA JUGA : Kasus Mutilasi Sleman, Rekonstruksi Mengungkap 49 Adegan Ada Lakban dan Kresek
Saat ini jasad korban telah dikembalikan ke pihak keluarga. Endriadi menegaskan korban dikembalikan dalam keadaan utuh. "Ya [dikembalikan] dalam bentuk tubuh. Sudah, sudah utuh," ungkapnya
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Dosen Unisa Yogyakarta mengusulkan skema berkeadilan bagi PTS jika kuliah gratis di PTN diterapkan pemerintah.
Basral Graito memilih menikmati pertandingan untuk menjaga fokus di Asian Games 2026 dan bersiap tampil di World Skate Paraguay.
DPRD Jateng menerima informasi 19 titik pengeboran geotermal dan meminta ESDM serta PLN menemui warga di sekitar Gunung Ungaran.
Polda Banten membongkar sindikat penyalahgunaan solar subsidi di Serang. Polisi menyita 1.000 liter solar dan menetapkan dua tersangka.
Pura Jagat Natha resmi berdiri di kawasan Alun-alun Kota Magelang. Kehadirannya melengkapi rumah ibadah lintas agama di kawasan tersebut.
ASDP menjelaskan antrean panjang di Pelabuhan Ketapang-Gilimanuk dipicu aksi pengemudi truk. Antrean di sisi Jawa mencapai 8 km.