Reklame Ilegal di Kota Jogja Ditarget Hilang Awal 2027
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
Sekda Bantul, Helmi Jamharis (depan kiri) saat menyerahkan SK secara simbolis kepada salah satu calon PPPK di Gedung Induk Parasamya, kompleks Pemkab Bantul, Jumat (29/1/2021)./Harian Jogja-Ujang Hasanudin
Harianjogja, com, JOGJA—Pemda DIY akan membuka 1.042 formasi Calon Aparatur Sipil Negara (CASN) 2023. Terdiri dari 826 formasi PPPK Guru, 106 formasi PPPK Tenaga Kesehatan, dan 110 formasi PPPK Teknis.
Meski begitu, banyaknya jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang pensiun, Pemda DIY mengaku masih kekurangan PNS untuk formasi tertentu.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DIY, Amin Purwani menyampaikan saat ini pihaknya tengah mempersiapkan untuk pembukaan formasi tersebut.
“Ini kita baru mulai menyiapkan, sesuai surat dari Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi [Menpan RB]. Baru kita mulai, tetapi belum kita launching, baru persiapan,” katanya di Gedung Agung, Kamis (17/8/2023).
Baca juga: Wisatawan Mulai Pertanyakan Tumpukan Sampah di DIY
Menurut Amin, Pemda DIY telah mengikuti moratorium penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) sejak tahun 2021. Sementara, menurut Amin jumlah PNS yang pensiun selama moratorium tersebut cukup banyak. Menurutnya itu menyebabkan adanya ketidakseimbangan antara PNS yang diterima dan PNS yang pensiun. Dengan kondisi itu, menurut Amin sebenarnya ada kebutuhan untuk formasi PNS tertentu.
Meski begitu, dengan penyederhanaan birokrasi, menurut Amin dalam pengadaan CASN tahun ini akan fokus pada pengadaan tenaga fungsional.
“Memang tidak seimbang [jumlah PNS pensiun dan penerimaan]. Kita sudah lama minus growth sebenarnya. Tapi kemudian karena baru yang dipenuhi fungsional, karena sekarang ada penyederhanaan birokrasi,” katanya.
Selain itu penerimaan CASN tersebut pun dalam upaya memberikan kesempatan bagi tenaga non ASN untuk dapat menjadi PPPK.
“Kemudian memberikan banyak kesempatan bagi non ASN kemarin untuk jadi PPPK. Jadi sekarang banyak di PPPK, yang CPNS kita belum dapat kabar lebih lanjut,” katanya.
Dalam formasi PPPK tahun ini, Pemda DIY akan fokus untuk melakukan pengadaan tenaga kesehatan, dan guru, serta tenaga teknis antara lain tenaga administrasi, arsiparis, dan pustakawan. “Rencana rekrutmen mulai minggu ketiga September 2023 sampai dengan Maret 2024,” katanya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemkot Jogja menargetkan seluruh reklame ilegal tuntas ditertibkan pada awal 2027. Satpol PP telah menertibkan 2.767 reklame insidental sepanjang 2026.
Apple rilis iOS 26.6 dengan 75 perbaikan keamanan, persiapan Spotlight untuk iOS 27, dan notifikasi kontak. Update iPhone Anda sekarang!
LinkedIn diselidiki otoritas Texas atas dugaan menampilkan lowongan kerja palsu atau ghost jobs yang disebut dapat merugikan pelanggan layanan Premium.
China menghadapi tekanan menjelang Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2026 setelah gagal menempatkan wakil putra di final China Open 2026.
Bank Jateng Syariah kembali memperkuat komitmennya dalam mendorong transformasi digital di lingkungan pondok pesantren
Rupiah melemah ke Rp18.060 per dolar AS pada perdagangan Selasa 28 Juli 2026. Investor mencermati sentimen domestik dan perkembangan kebijakan global yang memen