30 Tahun Kudatuli, PDIP Kota Jogja Teguhkan Demokrasi
DPC PDIP Kota Jogja Gelar Refleksi Kudatuli 1996, Eko Suwanto Ajak Kader Jaga Konstitusi & Demokrasi Untuk Kesejahteraan Rakyat
Ketua KPU DIY Hamdan Kurniawan menjalani pemeriksaan kesehatan pada Kamis (17/8/2023) di Kantor KPU DIY. / Harian Jogja-Lajeng Padmaratri
JOGJA—Dalam rangka mengantisipasi tragedi Pemilu 2019 yang memakan banyak korban dari kalangan petugas pemilu, Komisi Pemilihan Umum (KPU) DIY menyelenggarakan pemeriksaan kesehatan bagi para pegawainya, Kamis (17/8/2023).
Dalam pelaksanaannya, KPU DIY menggandeng tim medis Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta (Unisa) untuk mengecek kesehatan para pegawai yang akan bertugas dalam tahapan Pemilu Serentak 2024.
Ketua KPU DIY, Hamdan Kurniawan menuturkan pelaksanaan pemeriksaan kesehatan ini dilatarbelakangi pengalaman pada Pemilu 2019 di mana banyak petugas pemilu yang sakit dan kelelahan saat bertugas.
"Berangkat dari keprihatinan itu maka ini adalah satu ikhtiar kami untuk melakukan pencegahan, yaitu melakukan pemeriksaan kesehatan. Alhamdulillah hari ini terlaksana berkat kerjasama dengan Unisa," tutur Hamdan di sela-sela pemeriksaan kesehatan di Kantor KPU DIY.
Ia menuturkan pemeriksaan ini diikuti 235 peserta yang itu terdiri dari komisioner, sekretaris, pejabat struktural, hingga satpam di lingkungan KPU DIY dan KPU kabupaten/kota. Pemeriksaan kesehatan ini dirasa penting untuk mengantisipasi kondisi kesehatan petugas, terlebih di tengah tahapan Pemilu Serentak 2024 yang sudah berlangsung.
"Kami banyak melakukan pekerjaan yang kadang overtime, karena tuntutan dari tahapan pemilu itu harus selesai pada waktu yang sudah ditentukan. Jadi kami melakukan pengecekan apakah kondisi kesehatan seluruh petugas kami dalam kondisi baik atau tidak," ujarnya.
BACA JUGA: Wilayah Sleman Diklaim Aman dari Bencana Kekeringan
Hamdan berterima kasih dengan kolaborasi yang terjalin antara KPU DIY dengan Unisa bisa menghadirkan implementasi konkret demi mendukung kesehatan para petugas Pemilu.
Rektor Unisa, Warsiti menjelaskan ada sejumlah pemeriksaan kesehatan yang dilakukan terhadap pegawai KPU hari ini, meliputi tes laboratorium, tes gizi, serta tes kebugaran. Kegiatan ini berkolaborasi dengan sejumlah prodi medis di Unisa.
"Tes lab seperti kolesterol mungkin sudah biasa ya, tetapi hari ini ada juga tes kebugaran dan keseimbangan yang dilakukan oleh tim fisioterapi. Ini sebagai upaya preventif, hasilnya akan kami sampaikan kepada KPU untuk kemudian ditindaklanjuti dengan aktivitas selanjutnya," terangnya.
Hamdan menambahkan pemeriksaan kesehatan ini diharapkan bisa dilanjutkan untuk petugas di tingkat kelurahan dan kecamatan, seperti Panitia Pemungutan Suara (PPS) dan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK). Menurutnya, pada Pemilu 2019, petugas di tingkat bahwa justru yang paling banyak mengalami gangguan kondisi kesehatan, seperti kelelahan karena beban pekerjaan mereka yang lebih berat.
"Sepanjang yang saya tahu [pemeriksaan kesehatan] belum dilakukan oleh tempat [KPU daerah] lain. Jadi kami gandeng Unisa untuk bisa memberikan contoh baik kepada KPU daerah lain agar memperhatikan kondisi kesehatan petugasnya," kata dia.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Perpanjang SIM A dan C di Kulonprogo lebih mudah melalui SIM Keliling. Jadwal lengkap dan lokasi.
Polres Bantul kembali membuka layanan SIM Keliling untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin melakukan perpanjangan SIM A dan SIM C.
Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Sleman kembali membuka layanan SIM Keliling.
Polres Gunungkidul kembali membuka layanan SIM Keliling pada hari ini.
Tanggal 31 Juli diperingati sebagai Hari Penjaga Hutan Sedunia, Hari Apresiasi Penjaga Pantai, hingga ulang tahun Harry Potter. Simak daftar lengkapnya.