Guncangan Gempa Pacitan Dimutakhirkan ke M5,3, Ini Penjelasan BMKG
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Foto ilustrasi pedagang pasar tradisional diedukasi penggunaan QRIS. /Istimewa.
Harianjogja.com, JOGJA—Ratusan pedagang dari 10 pasar tradisional di wilayah DIY menjadi sasaran edukasi penggunaan QRIS. Melalui transaksi berbasis digital itu, selain memudah diharapkan usaha para pedagang pasar tradisional menjadi berkembang.
Edukasi itu dilakukan dalam rangkaian Pesta Rakyat Simpedes (PRS) BRI yang digelar di pasar tradisional sejak 14-18 Agustus 2023. Adapun program Grebek Pasar ini menyasar Pasar Kranggan, Pasar Tempel, Pasar Imogiri, Pasar Bringharjo, Pasar Catur Tunggal, Pasar Prambanan, Pasar Godean dan Pasar Bantul.
BACA JUGA : Intip Keseruan Perayaan Kemerdekaan ala Pedagang Pasar Beringharjo
“Hadirnya PRS 2023 ini ingin meningkatkan literasi keuangan digital masyarakat, pemberdayaan dan perluasan pasar UMKM, serta memberikan layanan yang lengkap kepada seluruh nasabah. Selain itu memberikan edukasi tentang penggunaan keuangan digital kepada masyarakat serta mendorong akuisisi pedagang melalui pembayaran digital QRIS yang tidak membebankan UMKM,” kata Direktur Mikro Bisnis BRI Supari, Kamis (17/8/2023).
Ia berkomitmen terus mendukung UMKM di DIY agar tumbuh dan meraih peluang bisnisnya dengan baik. Selain itu melalui kegiatan itu terus berupaya mensosialisasikan penggunaan QRIS sebagai bentuk edukasi digitalisasi finansial kepada masyarakat.
“Tentu ini sejalan dengan komitmen tahun ini untuk meningkatkan serta mengajak seluruh UMKM semakin percaya diri meraih peluang mendapatkan segala lini bisnis dan menjadi pemenang di masa depan,” katanya.
BACA JUGA : Saat PDIP dan Warga Bersih-bersih Pasar, Doa agar Ganjar Presiden 2024 Mengalir
Edukasi dilakukan dengan menerjunkan langsung petugas ke lapangan dengan mendatangi setiap kios. Para pedagang diberikan pendampingan cara menggunakan QRIS sampai paham. PRS di Kota Jogja diharapkan mampu memberikan edukasi literasi keuangan digital kepada masyarakat serta sosialisasi yang lebih dekat kepada para UMKM untuk penggunaan pembayaran secara digital.
“Jogja merupakan kota kedua pada PRS Utama untuk memberdayakan UMKM, literasi digital, dan memberikan pelayanan perbankan bagi nasabah. Untuk kegiatan puncaknya di Stadion Mandala Krida pada 19-20 Agustus,” ujarnya.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Gempa Pacitan Magnitudo 5,3 mengguncang Jawa Timur dan terasa hingga DIY. BMKG memastikan gempa akibat subduksi ini tidak berpotensi tsunami.
Kekeringan Jawa Tengah melanda Klaten, Pemalang, dan Boyolali. Ribuan warga terdampak, BNPB salurkan bantuan air bersih.
Menkop Ferry Juliantono mematangkan model bisnis Koperasi Merah Putih. Ribuan gerai telah rampung dan disiapkan menyalurkan barang subsidi.
Dokter menjelaskan penyakit rematik jantung akibat infeksi radang tenggorokan dapat memicu kebocoran katup jantung hingga belasan tahun kemudian.
Guru Besar UMY menilai pencegahan kekerasan seksual di lingkungan pendidikan harus dilakukan dengan membangun ekosistem perlindungan yang menyeluruh.
Siswi SMAN 1 Bantul Anggita Ayu Mahanani Hanifah lolos Paskibraka Nasional 2026 mewakili DIY setelah melewati seleksi berjenjang.