Pengguna BPJS PBI di Jogja: Bikin Tenang, Tak Perlu Pikir Biaya
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Aksi Banteng Jogja Reresik/Ist
JOGJA—Kondisi sampah perkotaan Jogja dalam satu bulan terakhir disoroti banyak pihak karena problema sampah yang menumpuk di mana-mana.
Ipung Purwandari, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PDI Perjuangan mendorong Pemerintah Kota Jogja untuk lebih sigap dan respon cepat atas problema sampah yang ada.
"PDI Perjuangan punya kepedulian untuk wujudkan Jogja bersih dari sampah. Aksi Banteng Jogja Reresik secara serentak jadi kepedulian dan komitmen kader, pengurus dan Satgas Andika Wiratama untuk kelola sampah lebih baik. Pemkot Yogyakarta kita dorong bekerja lebih optimal, tangani urusan sampah, " kata Ipung Purwandari, Ketua Komisi B DPRD Kota Yogyakarta dari Fraksi PDI Perjuangan, Minggu, 13/8/2023, seperti dalam rilis yang diterima Harianjogja.com, Senin (14/8/2023).
Sejak pagi tepat pukul 07.00, aksi Banteng Jogja Reresik bergerak ke pasar tradisional di masing-masing wilayah.
Baca juga: Chord dan Lirik Lagu Indonesia Raya
Ipung Purwandari bersama pengurus PDI Perjuangan Kota Jogja membersihkan area kawasan Pasar Senen di Patuk Kota Jogja.
"Yogyakarta itu kota wisata masak sampah perkotaan di mana-mana, ayo Reresik Jogja,. Kita harap PJ Walikota sat set memimpin penyelesaian masalah sampah secepatnya" kata Ipung Purwandari, Ketua Komisi B DPRD Yogyakarta dari Fraksi PDI Perjuangan.
Miko Pratanu, Sekretaris Eksternal DPC PDI Perjuangan Kota Yogyakarta bersama Satgas Andika Wiratama dan kader PDI Perjuangan Danurejan juga lakukan aksi bersih di Pasar Lempuyangan.
"Pasar Lempuyangan satu titik pusat pasar yang ramai. Selain bersih pasar dan pilah sampah organik dan anorganik, kita ajak pedagang pasar jaga kebersihan di lingkungan pasar agar nyaman bagi semuanya," kata Miko Pratanu.
Darini, pengurus PAC PDI Perjuangan Kraton bersama PDI Perjuangan Kota Yogyakarta mengajak pedagang dan pengunjung pasar Ngasem bisa tertib buang sampah limbah pasar.
"Aksi Banteng Jogja Reresik, semoga bisa bantu mengurangi sampah yang ada. Setelah sampah terkumpul, kita pilah dikirim ke Kantor DPC PDI Perjuangan. Mari kita tertib dalam mengelola sampah, karena bukan sesuatu yang harus dibuang dengan percuma, Sampah juga memiliki nilai ekonomi yang cukup bermanfaat apabila kita kelola sesuai dengan jenis sampahnya," kata Darini dari PAC PDI Perjuangan Kraton Yogyakarta.
Butuh Respons Cepat
Eko Suwanto, Ketua DPC PDI Perjuangan tegaskan perlunya Pemkot Jogja segera merespons cepat dan bekerja keras selesaikan problema sampah perkotaan.
"Sudah satu bulan sampah menumpuk tak terangkut di sejumlah wilayah Yogyakarta. Pemkot Yogyakarta harus sungguh sungguh bekerja keras, kalau perlu lakukan refocusing anggaran guna selesaikan urusan sampah. PDI Perjuangan lewat aksi nyata Banteng Jogja Reresik ingatkan semua perlunya pilah sampah, selesaikan urusan sampah dari sumbernya. Semangat kawan kawan bagus, respon dari pedagang juga menyenangkan. Saya seneng tadi ikut bersih bersih dipasar, banyak yang mendoakan semoga pak Ganjar jadi presiden 2024 dan membangun pasar yang lebih bagus lagi se Indonesia," kata Eko Suwanto. (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) mengaku mendapatkan pelayanan yang sama dengan pasien umum saat menjalani perawatan di Rumah Sakit DKT
Veda Ega Pratama tetap berada di posisi lima besar klasemen Moto3 2026 usai finis kedelapan pada seri Catalunya di Spanyol.
Kemenag menetapkan 1 Zulhijah 1447 H jatuh pada 18 Mei 2026 sehingga Idul Adha 2026 dirayakan Rabu, 27 Mei 2026.
Keraton Jogja gelar konser YRO di Jakarta bertajuk Gregah Nusa. Angkat semangat kebangkitan budaya dan identitas bangsa.
Pemkot Jogja bedah rumah warga dengan genting daur ulang. Ramah lingkungan, tahan lama, dan bantu kurangi sampah kota.
Kasus penyakit kronis kini banyak menyerang usia muda akibat gaya hidup. Simak penyebab dan upaya pencegahannya.