Gunungkidul Geopark Night Specta Vol. 8.0 Siap Digelar
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul Hanung Raharjo (kiri) dalam Rapat Paripurna DPRD Bantul beberapa waktu lalu.
Harianjogja.com, BANTUL—Sebagai sosok perwakilan rakyat, anggota Dewan harus kerap terjun langsung ke masyarakat. Dewan harus datang ke lingkungan masyarakat untuk memberi dukungan morel maupun materiel kepada masyarakat. Hal ini tercermin dari perilaku yang dicontohkan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bantul Hanung Raharjo.
Menjadi nakhoda DPRD Bantul, Hanung Raharjo kerap terjun ke masyarakat untuk mendukung kegiatan masyarakat. Dia menilai masyarakat perlu didorong dan didukung supaya bisa terus maju dan sejahtera.
"Yang jelas kami sebisa mungkin banyak mendukung kegiatan-kegiatan masyarakat yang itu perlu didorong, didukung," kata Hanung, Kamis (10/8). Dukungan ini, kata Hanung bentuknya bisa beragam. Bisa berupa dukungan morel ataupun dukungan materiel.
BACA JUGA: Momentum Mengisi Kemerdekaan
Sedangkan dukungan materiel bisa diinisiasi lewat program-program yang menyasar langsung kepada masyarakat. "Baik didukung secara morel maupun materiel. Dukungan materiel bisa desakan lewat program-program," ujarnya.
Sementara dukungan morel bisa dilakukan dengan cara terjun ke masyarakat. Memotivasi masyarakat agar mau bersinergi bersama untuk membangun Bantul.
"Kami juga harus sregep ketemu dengan masyarakat. Untuk bertemu masyarakat, untuk memotivasi agar mereka mau maju dan mereka mau membangun Bantul," katanya.
Hanung ingat betul, salah satu momen unik saat bertemu langsung dengan masyarakat. Di salah satu perayaan hari jadi sebuah kalurahan, ada anak kecil yang memanggil nama Hanung. Padahal, Hanung tidak tahu siapa anak itu dan mengapa bisa memanggil-manggil namanya.
"Anak kecil itu manggil-manggil nama saya sedangkan saya sendiri enggak tahu. Kok kenal di mana, tahu di mana. Cuma saya di daerah situ memang sering ketemu dengan masyarakatnya tetapi bukan di event," ungkapnya.
Setelah ditelusuri, orang tua si anak yang mengenalkan anak tersebut tentang Hanung. Bagi Hanung momen kecil tersebut bisa menggambarkan bila program yang diinisiasinya bisa bermanfaat hingga dikenang oleh masyarakat, termasuk oleh anak-anak.
"Kemudian orang tuanya bilang bahwa kami rumahnya daerah ini, kampung ini, berarti kan secara tidak langsung program kami sampai ke masyarakat," katanya.
Tak cuma soal program yang sampai ke masyarakat, Hanung juga mendorong agar roda perekonomian, khususnya Kabupaten Bantul terus bergerak lebih cepat.
Kebangkitan ekonomi pasca pandemi, kata Hanung harus disambut dengan segera. Misalnya pada lini usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) para pelaku usaha harus didukung dengan bantuan dari hulu ke hilir.
Mulai dari permodalan, pelatihan, pendampingan pasca latihan hingga pemasarannya. "Kondisinya mungkin butuh dukungan kepada UMKM. Butuh dukungan pendampingan," katanya.
Pengembangan Infrastruktur
Roda perekonomian terkait erat dengan infrastruktur yang juga bagian dari sarana pendukung ekonomi kata Hanung. Maka, menurut dia, juga harus ikut diberi alokasi pengembangan untuk mendukung kebangkitan ekonomi. "Infrastrukturnya ya harus ditingkatkan. Karena bagian dari penarik wisatawan ataupun orang berkunjung ke Bantul kan salah satunya ketika apa-apanya [fasilitas publik] bagus. Infrastrukturnya bagus, kemudahan akses dan sebagainya. Memang itu salah satu yang harus ditingkatkan," kata Hanung.
Tentu, selain mendompleng pembangunan infrastuktur, Hanung juga mengungkapkan perlu ada peningkatan pelayanan untuk mendukung kebangkitan ekonomi. Pelayanan optimal ini mencakup ke beragam sektor, tidak hanya pada sektor-sektor tertentu saja.
Misalnya bagaimana pelayanan di sektor wisata bisa dioptimalkan melalui pelatihan sumber daya manusia (SDM). Para pelaku wisata dilatih sesuai dengan perkembangan tren wisatawan terkini sehingga selaras dengan keinginan wisatawan.
"Tamu itu ya tidak hanya sekadar wisata. Tetapi ketika orang berkunjung ke Bantul mau beli apa di UMKM ya kita harus layani bagus. Tamu yang mau berkunjung di Bantul mau investasi ya kami layanan dengan bagus," ungkapnya.
"Kuncinya kan di situ [pelayanan], sehingga branding-nya Bantul itu di luar bahwa Bantul itu menarik dan Bantul itu ramah." (BC)
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Disparekrafpora) Kabupaten Gunungkidul akan kembali menggelar Gunungkidul Geopark Night Specta (GNS) Vol. 8.0 pada 10–11 Juli 2026 di di kawasan Geosite Gunung
KPK periksa istri dan anak eks Sekjen MPR Ma’ruf Cahyono, telusuri aset dugaan gratifikasi Rp17 miliar.
Jadwal KRL Jogja–Solo Jumat 3 Juli 2026 lengkap dari pagi hingga malam. Tarif Rp8.000, cek waktu keberangkatan di sini.
Harga bahan pokok di Sleman turun selama Juni 2026, diduga akibat liburnya program MBG saat libur sekolah.
B50 resmi berlaku, tekan impor BBM namun berisiko picu krisis minyak goreng dan beban subsidi akibat harga CPO.
Prediksi Spanyol vs Austria di Piala Dunia 2026. La Roja difavoritkan menang 2-0 atau 2-1 berkat lini belakang solid.