Pemkab Bantul Berdayakan Warga Awasi Pembuangan Sampah Liar
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Anak-anak Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal Bogoran mengenakan pakaian adat nusantara seusai mengikuti Pawai Kemerdekaan, Kamis (24/8/2023).-Istimewa
Harianjogja.com, BANTUL – Siswa-siswi Taman Kanak-kanak (TK) Aisyiyah Bustanul Athfal (ABA) Bogoran, Bantul menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan RI ke-78 dengan pawai mengenakan kostum dari berbagai daerah nusantara pada Kamis (24/8).
Beberapa ruas jalan dilewati oleh rombongan pawai mulai dari lapangan Pasutan -Gedung Dakwah Muhammadiyah - Lapangan Trirenggo - Srenan - Jalan Paris ke Utara - Tanubayan - SMA 3 – Pepe - kembali ke sekolah.
Sebanyak 174 siswa TK ABA Bogoran mengelilingi beberapa lokasi menggunakan sebanyak 17 armada pikap yang dihiasi sedemikian rupa. Penggunaan pakaian adat tersebut dimaknai sebagai upaya untuk meningkatkan kecintaan kepada bangsa dan negara.
“Dalam rangka semarak 17an tapi kita masukkan dalam pelaksanaan Proyek Pelajar Penguatan Profil Pelajar Pancasila atau P5, tujuannya juga untuk memupuk cinta tanah air” ujar Kepala TK ABA Bogoran, Sujiyah seusai acara.
Sujiyah menyampaikan meskipun TK ABA dikelola dengan basis Islam namun tidak mengurangi kecintaan kepada tanah air. Hal tersebut diperlihatkan dengan diakaian berbagai jenis pakaian adat daerah.
“Kita minta pakai pakaian adat, ada yang pake gagrak Jogja, pakaian adat Bali, Dayak dan banyak lagi, kita serahkan ke orang tua tapi kayaknya kalau sejenis kurang. Walau kami bebaskan tetap kami minta menggunakan pakaian secara Islami,” terang Sujiyah.
Selain hal tersebut siswa juga diajak untuk memiliki keterampilan. Anak anak diajarkan dalam memainkan alat musik dan kesenian tari tradisional melalui ekstrakurikuler. Berbagai program tersebut tidak terlepas dari orang tua melalui Paguyuban Orang Tua (POT).
“POT sudah dari dulu, pertama kita sosialisasikan untuk setiap kelas untuk membentuk POT kelas, kemudian setelah terbentuk kita minta untuk membentuk POT lembaga, jadi setiap tahunnya diperbarui,” jelasnya.
Dengan diselenggarakannya acara pawai tersebut diharapkan dapat menambah semangat anak untuk bisa mengenal lingkungan sekaligus bisa mempromosikan TK ABA Bogoran Selain itu kerjasama dengan orangtua dengan sekolah bisa ditingkatkan.
Dalam beberapa waktu kedepan TK ABA Bogoran merencanakan pembelajaran melalui kunjungan ke berbagai industri untuk menciptakan pengetahuan anak akan dunia profesi. “Untuk anak kita kenalkan usaha atau profesi untuk pijakan belajar guna meraih cita cita melalui program kunjungan ke industri pada september mendatang,”pungkasya.
Sujiyah menyampaikan bahwa pendidikan yang efektif dapat dibentuk dengan membuat kondusifitas pengajaran melalui permainan yang menyenangkan sehingga proses belajar anak bisa lebih enjoy.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Harian Jogja, dan edisi cetak versi elektronik kami hadir di Epaper Harian Jogja.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bantul akan memberdayakan masyarakat untuk menjaga pihak yang nakal membuang sampah di perbatasan wilayah.
Long weekend 14–17 Mei 2026 di Jogja dipenuhi agenda wisata, budaya, dan event menarik. Simak rekomendasi lengkapnya di sini.
Pemkab Bantul turunkan tarif pantai barat jadi Rp5.000 per destinasi mulai Juli 2026. Skema baru dinilai lebih adil bagi wisatawan.
Nadiem Makarim dituntut 18 tahun penjara dalam kasus korupsi Chromebook Rp2,18 triliun. Jaksa juga minta denda dan uang pengganti.
KID DIY fokus pada penguatan informasi kebencanaan hingga tingkat kelurahan. Sistem terpadu disiapkan untuk cegah simpang siur saat darurat.
Wagub DIY Paku Alam X pastikan seluruh rekomendasi DPRD ditindaklanjuti. Evaluasi pembangunan fokus pada pemerataan ekonomi dan tata kelola.